Breaking News:

Sempat Viral Aksi Prank Lukis Wajah Menyerupai Masker, Bule Perempuan Dideportasi dari Bali

Kejadian tersebut telah menimbulkan keresahan masyarakat terutama di Bali yang sedang gencar melaksanakan kampanye protokol kesehatan.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Leia Se (kemeja hijau) didampingi petugas imigrasi saat akan memasuki mobil untuk menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Rabu (5/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA - Leia Se, seorang warga negara asal Rusia dideportasi pihak Imigrasi, Rabu (5/5/2021).

Leia Se beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial karena melukis wajahnya seolah-olah seperti menggunakan masker dan lolos pemeriksaan hingga dia bisa masuk ke dalam pusat perbelanjaan.

"Kanwil Kemenkumham Bali segera melakukan pendeportasian kepada Leia Se pada hari ini melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno Hatta DKI Jakarta dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia," ujar Gubernur Bali, Wayan Koster, Rabu 5 Mei 2021, di Kantor Kanwil Kemenkumham Provinsi Bali.

Untuk selanjutnya dari Bandara Soekarno Hatta menuju Moskow melalui Dubai dengan penerbangan Emirates Airlines.

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan dinyatakan bersalah, telah melanggar Peraturan Gubernur Bali No 10 tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease-19 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru," papar Gubernur Bali yang didampingi Kakanwil Kemenkumham Bali Jamaruli Manihuruk.

Menurut Gubernur Bali, Wayan Koster, kejadian tersebut telah menimbulkan keresahan masyarakat terutama di Bali yang sedang gencar melaksanakan kampanye, atau sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 guna membangun kepercayaan menuju pemulihan pariwisata di Bali.

Baca juga: Nasib Bule Prank Lukis Masker di Wajah yang Videonya Viral, Secepatnya Diusir dari Bali

Jamaruli Manihuruk menyampaikan tindakan ini (pendeportasian) dilaksanakan karena yang bersangkutan telah terbukti melanggar Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang no 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Dalam pasal itu mengatur bahwa pejabat imigrasi berwenang melakukan tindakan administratif keimigrasian terhadap orang asing yang berada di wilayah Indonesia yang melakukan kegiatan berbahaya dan patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.

Tindakan tegas ini dilakukan untuk memberi pelajaran kepada setiap warga negara asing yang berkunjung atau berwisata ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia guna menegakkan kewibawaan Negara Indonesia dihadapan dunia.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved