Breaking News:

Lebaran 2021

Meski Dilarang, 87.764 Pemudik Lolos Masuk Jawa Tengah, Angka Sebenarnya Bisa Lebih Besar

Terbanyak kedua di Grobogan dengan jumlah pemudik 11.494 orang, Cilacap 7.362 pemudik, Kabupaten Tegal 6.494 pemudik, Wonogiri 4.819 pemudik

Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas melakukan penyekatan arus mudik di Gerbang Tol Pejagan, di ruas Tol Pejagan-Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (7/5/2021) malam. Pada hari kedua pemberlakuan larangan mudik Lebaran, petugas gabungan melakukan penjagaan di sejumlah titik yang menjadi penghubung Jawa Tengah dan Jawa Barat. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG -- Di tengah larangan mudik Pemprov Jawa Tengah mencatat hingga Jumat (14/5/2021) pukul 08.00 WIB 87.764 orang tercatat telah mudik di provinsi tersebut.

Angka tersebut berdasarkan akumulasi yang dilaporkan di aplikasi Jogo Tonggo oleh masing-masing desa.

"Jumlah ini dicatat para (Ketua Rukun Warga) RW di desa masing-masing melalui aplikasi Jogo Tonggo," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jateng, Sugeng Riyanto.

Dari data tersebut, jumlah pemudik yang sudah tiba di kampung halaman ada di Kabupaten Brebes. Yakni sebanyak 14.093 orang.

Baca juga: Tak Mudik Lebaran, Pengunjung Usia 72 Tahun Berekreasi Ke TMII Mengobati Rindu Kampung Halaman 

Terbanyak kedua di Grobogan dengan jumlah pemudik 11.494 orang, Cilacap 7.362 pemudik, Kabupaten Tegal 6.494 pemudik, Wonogiri 4.819 pemudik, dan seterusnya.

Namun demikian, angka pemudik yang berhasil lolos dari penyekatan bisa lebih besar.

Sugeng menuturkan data tersebut baru terinput 22 persen atau sekitar 11.187 RW dari total 50.982 RW se-Jateng.

"Satu RW kan rata-rata ada 8-10 RT (Rukun Tetangga). Jadi satu RW harus ngubengi (berkeliling) untuk mendata. Jadi butuh proses," jelasnya.

Kemudian, perkembangan harian jumlah pemudik yang tiba di Jateng hasilnya selalu bertambah sejak sebelum masa larangan mudik hingga saat masa larangan.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya: Sebelum Larangan Mudik Diberlakukan, 1 Juta Orang Keluar-Masuk Jabodetabek

Pada 3 Mei 2021 sebelum masa larangan mudik, ada lonjakan signifikan jumlah pemudik yakni hingga 5.534 yang sebelumnya pada 2 Mei sebanyak 3.713 orang.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved