Breaking News:

Maki Petugas di Pos Penyekatan Ciwandan, Wanita Ini Minta Maaf, ''Saya Sangat Menyesal''

Tuti Rohmawati, wanita yang viral karena memarahi petugas saat diminta putar balik di Pos Penyekatan Ciwandan, Cilegon, minta maaf.

(TribunBanten.com/Mildaniati)
Wanita bernama Tuti Rohmawati yang viral karena maki-maki petugas Pos Penyekatan Ciwadan, Cilegon karena diputar balik (TribunBanten.com/Mildaniati) 

Saat insiden terjadi di pos penyekatan Ciwandan Cilegon, dia mengaku tidak mampu memenuhi persyaratan yang diminta petugas yang sedang berjaga.

Setelah beritanya viral, dia merasa malu dan menyesal atas kejadian kemarin dan mohon maaf atas sebesar-besarnya.

Sebelumnya diberitakan, viral video yang beredar di media sosial, ada wanita nekat melawan petugas ketika akan diputar balikan di Pos Penyekatan Ciwandan di Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Penumpang mobil terlihat emosi saat petugas menegurnya karena jalan ditutup.

Upaya pengaturan arus lalu lintas itu dilakukan Polda Banten dan Polres Jajaran bersama TNI serta Dishub dengan cara melakukan penyekatan di beberapa titik.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono membenarkan tentang video yang beredar tersebut.

Baca juga: Viral Wanita Marahi Petugas di Pos Penyekatan Ciwandan Cilegon, Kapolsek Ungkap Kronologi Kejadian

Menurut dia, petugas yang ada di lapangan melaksanakan sosialisasi tentang instruksi Gubernur Banten tentang penutupan destinasi wisata dan meminta masyarakat untuk kembali ke rumah demi keselamatan bersama dan menekan angka penyebaran Covid-19.

"Akan tetapi penumpang mobil marah dan melawan petugas," kata Sigit, dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Minggu (16/5/2021).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menyayangkan aksi penumpang tersebut.

"Seperti yang kita lihat pada video yang beredar tersebut, para penumpang di mobil tersebut tidak menggunakan masker dan jelas itu tidak mematuhi prokes. Dia juga tidak mau diputarbalikkan oleh petugas sampai mengeluarkan kata-kata yang kasar, namun petugas di lapangan menanggapinya dengan sabar dan humanis," ucap Edy Sumardi.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved