Breaking News:

UPDATE Pria Tewas Terbakar di Maros, Hasil Autopsi Korban Diduga Punya Kelainan Orientasi Seksual

Penyakit fistel biasanya diderita oleh orang-orang yang memiliki kelainan orientasi seks.

Tribun Timur/Nurul Hidayah
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Nico Ericson menunjukkan sketsa wajah korban yang tewas terbakar di Mallawa, Maros. 

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, hasil laboratorium forensik (labfor) Polda Sulsel telah dikeluarkan, sehingga dapat membantu penyidik dari Polres Maros mengungkap kasus itu.

"Ya dari hasil labfor yang kami terima mengungkap bahwa korban tersebut dibakar," ujar Kombes Pol E Zulpan, Sabtu (12/6/2021).

Ia memperkirakan, korban dibunuh terlebih dahulu sebelum dibakar, apalagi terdapat luka tusukan di tubuh korban.

Biddokkes Polda Sulsel juga telah mengotopsi mayat terbakar tersebut.

Ia memastikan korban adalah laki-laki berusia antara 16 sampai 25 tahun.

"Jadi kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarga dengan ciri ciri di atas, bisa datang ke Biddokkes Polda Sulsel untuk diambil DNA dan data-data antemortem untuk identifikasi korban," imbuhnya.

Sebelumnya, mayat pria ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di Ladang Desa Padaelo, Mallawa, Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (11/6/2021) dini hari.

Mayat pria tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan seoran warga bernama Dudi (23).

Awalnya, pria yang berprofesi sebagai trukang kawal truk tersebut mengira kepulan asap yang dilihatnya berasal dari sampah yang dibakar.

Namun, saat didekati, Dudi terkaget-kaget ternyata kepulan asap tersebut berasal dari mayat yang terbakar.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved