Breaking News:

Bunuh Tukang Cendol di Batam, SP Sempat Kabur ke Medan Selama Sebulan

Namun pelariannya yang sudah berlangsung satu bulan itu berakhir setelah keberadaannya tercium oleh polisi.

Ronnye/Tribun Batam
Seorang pria tewas dibunuh di di depan Samarinda Shoping Center Jodoh, kecamatan Lubuk Baja Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu, (9/5/2021) sore. 

OP, seorang saksi mata mengatakan, Budi merupakan warga Kavling Bukit Makmur, RT 02, RW 013, Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar Batam yang kesehariannya membantu istrinya berjualan cendol di sekitar Tos 3000 Nagoya, Batam.

"Almarhum tidak ada kerjaan tetap dan setiap hari hanya mondar mandir di sekitar pasar Tos 3000 ini saja. Dia sesekali membantu istrinya berjualan cendol," kata OP.

Saat peristiwa berdarah itu, OP mengaku sedang berada tidak jauh dari lokasi tersebut.

"Tadi saya sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah Top 100 Jodoh, seusai menusuk Budi," lanjutnya.

Suasana di sekitar lokasi kejadian tampak rami.

Mereka terlihat mengelilingi pusat lokasi yang sudah dipasang police line.

Budi yang sudah meninggal dunia menggunaan baju berwarna merah, celana jins berwarna biru tua, mengenakan topi berwarna hitam dan tampak sebuah pisau dapur masih menempel di tulang rusuk bagian kiri.

Warga terlihat kebingungan bahkan sebagian besar terlihat menangis histeris sembari mengeluarkan kata-kata kasian.

Selanjutnya, mayat Budi dievakuasi oleh polisi Polsek Lubuk Baja menggunakan mobil ambulance ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Saat kejadian tersebut, tubuh Budi yang mengenakan topi berwarna hitam tergeletak di tengah tengah jalan tepat di depan gerbang Samarinda Shopping Center.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved