Breaking News:

Emosi Dengar Tangisan Bayi 7 Bulan, Orangtua Angkat Bekap Mulutnya, Ternyata Mereka Depresi

Kini, pelaku pasangan suami istri tersebut sudah diamankan jajaran Satreskrim Polres Banyuasin.

sitel.com.mk
Ilustrasi bayi. 

TRIBUNNEWS.COM - Bayi perempuan berusia tujuh bulan berinisial AM di Desa Marga Sungsang, Banyuasin II, Banyuasin, jadi korban penganiayaan.

Pelakunya adalah orangtua angkatnya sendiri, yakni Rasydi (28) dan Ade Septia Pransisca (25).

Alasan mereka melakukan penganiayaan pada Kamis (1/7/2021), hanya karena tak tahan mendengar tangisan si bayi.

Kini pasangan suami istri tersebut sudah diamankan jajaran Satreskrim Polres Banyuasin.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuasin AKP Ikang Ade Putra, mengatakan AM yang kala itu menangis terus membuat emosi Rasyid dan Ade memuncak.

Karena tak berhenti menangis, mulut bayi mungil tersebut dibekap pelaku.

"Korban rewel dan menangis, setelah digendong dan diajak keluar-masuk rumah dan diberikan susu korban tetap menangis. Korban diletakkan di atas kasur, mulut korban ditutup menggunakan tangan oleh tersangka RS," katanya.

Melihat korban yang masih terus menangis, posisi Rasyid kemudian diambil alih istrinya, Ade.

Baca juga: Sudah Jadi Tersangka Penganiayaan sopir Truk di Jakut, Pengendara Mobil Pajero Gunakan Pelat Palsu

Baca juga: Balita di Tegal Kesakitan, Hampir Seluruh Kulitnya Melepuh, Si Nenek Tak Tahu Penyakit Cucunya Itu

Ade pun menganiaya korban dengan cara yang sama, menutup mulut korban.

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved