Breaking News:

Pasutri Aniaya Bayi 6 Bulan karena Rewel, Korban Diadopsi untuk Gantikan Anak Pelaku yang Meninggal

Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan harus berurusan dengan polisi karena menganiaya bayi 6 bulan.

Tribunnews.com
Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan harus berurusan dengan polisi karena menganiaya bayi 6 bulan. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan harus berurusan dengan polisi.

Mereka ditangkap karena telah menganiaya bayi berusia enam bulan yang merupakan anak angkat mereka.

Pelaku sengaja mengadopsi korban untuk menggantikan anak mereka yang suah meninggal.

Aksi penganiayana yang dilakukan keduanya direkam oleh tetangga dan kemudian tersebar hingga viral.

Rasyid (28) terduga pelaku penganiayaan terhadap korban berinisial M telah diamankan di Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin.

Rasyid ketika ditemui di ruang pemeriksaan PPA Satreskrim Polres Banyuasin mengaku khilaf dan terbawa emosi.

Saat melihat M terus merengek tak berhenti, membuatnya gelap mata hingga berujung penganiayaan.

Baca juga: Pasangan Muda di Banyuasin Aniaya Bayi 6 Bulan, Video Kekerasan Viral, Korban Anak Hasil Adopsi

"Saat di rumah yang lama tidak pernah rewel. Baru satu bulan, pindah di rumah baru ini dia rewel terus."

"Badan capek, tetapi dia rewel terus. Makanya emosi dan menganiaya dia," ujar Rasyid sambil mata berkaca-kaca, Selasa (6/7/2021).

Ketika emosi, ia langsung membekap mulut M. Rasyid hanya mengakui, dia membekap mulut M saja. Untuk memukul korban, hanya sekedarnya saja dan tidak terlalu kuat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved