Dede Tewas Dengan Tangan Terikat dan Tubuh Terlipat, Istrinya Sedang Hamil 8 Bulan

Mayat korban ditemukan di dalam lubang penampungan air Dusun Pagar Jarak, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung

Editor: Hendra Gunawan
Tri Yulianto/Tribun Lampung
Polsek Pugung menyelidiki penemuan mayat diduga korban pembunuhan di Dusun Pagar Jarak, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Senin (12/7/2021). 

Diduga Korban Pembunuhan

Pria yang ditemukan tak bernyawa dengan terbungkus plastik ikan di Tanggamus, Lampung diduga menjadi korban pembunuhan.

Pasalnya, ada 19 luka pada mayat yang ditemukan di kebun Dusun Pagar Jarak, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Lampung, Senin (12/7/2021).

Menurut Kapolsek Pugung Inspektur Dua Okta Devi, berdasarkan pemeriksaan, pada tubuh korban ditemukan 19 luka, mulai dari luka tusukan, bacokan, sobek, dan lecet.

"Pada dada korban, ada satu luka bacok, lalu di kening sebelah kiri. Luka lecet di bahu sebelah kiri, luka sobek di tangan sebelah kiri," kata Okta, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Namun, belum diketahui identitas jasad pria yang terbungkus plastik itu.

Pasalnya, tidak ditemukan identitas pada mayat tersebut.

Pria tersebut memiliki ciri bertubuh sedang, berkulit putih, jenggot sedikit, kumis tipis dan berjambang, dan rambut pendek.

"Dilihat dari luka-luka korban, diduga merupakan korban pembunuhan," kata Okta.

Terbungkus Plastik

Warga Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Lampung digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria, Senin (12/7/2021) pagi.

Yang mengejutkan, jasad tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik di tempat penampungan air di ladang Dusun Pagar Jarak, Pekon Tiuh Memon, Kecamatan Pugung.

Plastik tersebut biasa digunakan sebagai wadah ikan.

Menurut Kapolsek Pugung Inspektur Dua Okta Devi, pihaknya mendapatkan informasi masyarakat adanya penemuan mayat sekitar pukul 08.00 WIB.

"Setelah diperiksa, diketahui mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berumur 30 tahun," kata Okta, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Mayat pertama kali ditemukan warga bernama Sutejo (65), seorang penggarap kebun karet milik Bidin.

Saat itu dia akan menyiram tanaman cabai di sekitaran kebun.

Ketika akan mengambil air di penampungan, ia melihat sebuah bungkusan plastik yang mengapung.

Karena curiga, ia memanggil Eeng (40), Kadus Dusun Jarak Pekon Tiuh Memon, untuk memeriksa.

"Berdasarkan kecurigaan bahwa plastik ikan tersebut berisi mayat manusia, maka saksi Eeng menghubungi Polsek Pugung," jelas Okta.

( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Duka Istri Hamil 8 Bulan, Suami Tewas Terikat dan Terbungkus Plastik Diduga Dibunuh

Sumber: Tribun Lampung
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved