Breaking News:

Dituduh Ingin Tulari Warga, Pasien Covid-19 Dianiaya, Padahal Korban Depresi Saat Isolasi Mandiri

Korban diduga depresi. Asal ketemu orang dia ingin memeluknya. Karena itulah warga geram.

ist
Ilustrasi penganiayaan 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pasien Covid-19 di Toba jadi korban penganiayaan. Ia diseret, kemudian diikat.

Dalam kondisi tak berdaya, ia tampak dipukul menggunakan kayu.

Korban diketahui bernama Salamat Sianipar.

Menurut informasi yang diperoleh www.tribun-medan.com, kasus ini bermula saat Salamat Sianipar melakukan pemeriksaan swab antigen pada Rabu (21/7/2021) di klinik yang ada di Kecamatan Laguboti.

Adapun hasil pemeriksaan itu menunjukkan bahwa Salamat Sianipar terkonfirmasi positif Covid-19.

Salamat Sianipar disarankan menjalankan isolasi mandiri.

Baca juga: Wanita Korban Penganiayaan Oknum Satpol PP di Gowa Dilaporkan ke Polisi soal Hoaks Hamil

Di tengah keterbatasan Salamat Sianipar kemudian isolasi mandiri di satu gubuk tanpa listrik yang ada di Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.

Kemudian, persisnya, Kamis (22/7/2021), keberadaan Salamat Sianipar mendapat penolakan.

Salamat Sianipar, pasien positif Covid-19 di Toba disiksa oleh warga.(HO) 

Dituduh ingin tulari warga

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved