Breaking News:

Kronologi Warga Papua Dianiaya Oknum TNI AU, Korban Sempat Minta Makanan dalam Kondisi Mabuk

Berikut kronologi warga Papua dianiaya oknum TNI, korban disebut sempat meminta makanan dalam kondisi mabuk.

Twitter @victorcmambor
Tangkap layar dua oknum TNI AU lumpuhkan seorang pria Papua. Berikut kronologi warga Papua dianiaya oknum TNI, korban disebut sempat meminta makanan dalam kondisi mabuk. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemilik warung Padang Pariaman, Rahmat, ikut buka suara mengenai kronologi kejadian saat oknum TNI AU menganiaya warga Papua yang terjadi di Jalan Raya Mandala-Muli, Merauke.

Rahmat mengaku berada di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa kekerasan itu terjadi.

Menurut Rahmat, peristiwa itu bermula saat korban bernama Steven meminta satu bungkus makanan di warung Padang miliknya.

Kemudian, korban pergi ke warung bubur ayam untuk meminta makanan lagi.

Baca juga: Oknum TNI AU Injak Kepala Warga, Ketua DPR Minta Aparat Negara Hindari Kekerasan

Kala itu, korban dalam kondisi mabuk hingga berbuat onar di warung makan bubur ayam.

Melihat ada keonaran, dua oknum TNI AU yang tengah lewat akhirnya mencoba mendatangi korban.

Tangkap layar dua oknum TNI AU lumpuhkan seorang pria Papua
Tangkap layar dua oknum TNI AU lumpuhkan seorang pria Papua (Twitter @victorcmambor)

"Pas beliau (oknum TNI AU, red) datang pas dia dalam keadaan mabuk, lalu kemudian dia lihat onar di sana."

"Sehabis itu saya tidak tahu lagi karena melayani orang," kata Rahmat, dikutip dari tayangan YouTube, Kompas TV, Rabu (28/7/2021).

Setelah itu, diduga insiden kekerasan terjadi.

Baca juga: Kesaksian Pemilik Warung: Korban Kekerasan Oknum TNI AU di Merauke Sering Datang Dalam Kondisi Mabuk

Di sisi lain, Rahmat mengatakan, korban rupanya kerap datang untuk meminta makanan dalam kondisi mabuk.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved