Breaking News:

Sejumlah Seniman Jawa Timur Adukan Kades di Trenggalek, Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Pendamping para seniman bernama Harbaktian dimintai keterangan oleh pihak kepolisian selama beberapa jam

surya/aflahul abidin
Para pendamping para seniman menunjukkan surat hasil pengaduan di Mapolres Trenggalek 

Apalagi, sang kades juga menyertakan kata-kata kotor pada unggahan yang kini telah dihapus itu.

“Terkait perkataan yang kurang pantas, yang menyebutkan alat kelamin.

Teman-teman dari seniman juga merasa dirugikan dengan unggahan Bapak Bayu,” sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang kepala desa di Kabupaten Trenggalek diduga menghina para seniman lewat unggahan di media sosial Facebook.

Unggahan Kepala Desa Depok, Kecamatan Panggul bernama Bayu Indra Nurdiansyah itu kemudian viral dan membuat para seniman lintas wilayah bereaksi.

Kini unggahan itu telah dihapus oleh Bayu namun tangkap layar dari unggahan telah beredar di berbagai platform.

Mulai dari grup WhatsApp hingga media sosial lain.

Baca juga: Padjajaran Fans Store Maksimalkan Pemasaran Lewat Sosial Media

Dalam tangkap layar yang beredar, Bayu mengunggah kalimat yang mempersoal keluhan para seniman atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ia juga menuliskan kalimat makian melalui kata-kata kotor dalam unggahan tersebut. Kalimat-kalimat itu diunggah dalam bahasa Jawa.

Atas hal itu, puluhan seniman dari berbagai daerah datang ke Trenggalek.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved