Breaking News:

Sejumlah Seniman Jawa Timur Adukan Kades di Trenggalek, Terkait Kasus Ujaran Kebencian

Pendamping para seniman bernama Harbaktian dimintai keterangan oleh pihak kepolisian selama beberapa jam

surya/aflahul abidin
Para pendamping para seniman menunjukkan surat hasil pengaduan di Mapolres Trenggalek 

Salah satu seniman yang datang adalah Yudho Bakiak, pelawak asal Ngawi yang terkenal dengan panggilan Cak Yudho.

Cak Yudho mengatakan, puluhan seniman yang datang ke Trenggalek berasal dari berbagai komunitas lintas wilayah.

Tukang becak di Trenggalek tewas dibacok rekannya menggunakan sabit, Kamis (1/7/2021).
Tukang becak di Trenggalek tewas dibacok rekannya menggunakan sabit, Kamis (1/7/2021). (Surabaya.Tribunnews.com/Aflahul Abidin)

"Yang datang ada perwakilan dari Perwakilan Seniman Nusantara dari Boyolali, Pati, Klaten. Saya sendiri mewakili dari Persatuan Seniman Komedi Indonesia dan Dewan Kesenian Daerah Ngawi. Ada juga dari Persatuan Musisi Artis Indonesia," kata Cak Yudho, Selasa (27/7/2021).

Di sisi lain, Bayu juga telah meminta maaf atas unggahannya di media sosial Facebook.

Bayu mengakui, unggahan yang isinya mempersoal keluhan para seniman atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) adalah unggahan asli.

Saat ini unggahan yang berisi juga kata-kata kotor tersebut telah dihapus dari akun Facebook-nya, meski tangkap layarnya telah beredar luas di grup Whatsapp dan media sosial lain.

"Itu statment saya atas nama Bayu selaku pemilik akun, bukan abal-abal, dan itu saya sendiri yang menulis.

Saya menyesalinya, dan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," kata Bayu. 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Para Seniman Adukan Kades di Trenggalek Terkait Kasus Dugaan Ujaran Kebencian

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved