Breaking News:

2 Dusun di Kabupaten Karo Sumut Ini Belum Dialiri Listrik PLN, Gunakan Genset 6 Jam Sehari

Dua dusun itu ialah Lau Meciho dan Sambung Dua, yang berada di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo. Hingga saat ini belum dialiri listrik PLN.

Tribunnews/istimewa
Dusun Lau Meciho, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, hingga saat ini belum dialiri listrik PLN. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua dusun di Kabupaten Karo, Sumatra Utara hingga saat ini belum dialiri listrik PLN.

Dua dusun itu ialah Lau Meciho dan Sambung Dua, yang berada di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo.

Kepala Dusun (Kadus) Lau Meciho, Alpindo Kacaribu mengungkapkan, setidaknya ada 65 KK di dua dusun yang belum dialiri listrik PLN tersebut.

"(Dua) dusun ini sama sekali belum masuk aliran listrik PLN, di Dusun Lau Meciho ada 45 KK, di Sambung Dua ada 20 KK," ungkap Alpindo saat dihubungi Tribunnews.com melalui panggilan telepon, Sabtu (31/7/2021).

Suasana Dusun Lau Meciho menjelang malam tiba. Dusun yang berada di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, hingga saat ini belum dialiri listrik PLN.
Suasana Dusun Lau Meciho menjelang malam tiba. Dusun yang berada di Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, hingga saat ini belum dialiri listrik PLN. (Istimewa/Foto: Prasetya)

Baca juga: VIRAL Video Desa Mati di Majalengka, Ratusan Rumah Tak Berpenghuni, Ini Kata Pengunggah

Listrik di dua dusun tersebut bersumber dari mesin genset yang tidak sepanjang hari menyala.

"Genset mulai dinyalakan dari jam 6 sore sampai 12 malam," ujarnya.

Alpindo mengungkapkan, ada sebagian masyarakat menggunakan batre tenaga surya untuk kebutuhan listriknya.

Penggunaan alat elektronik pun masih belum banyak.

Seperti kegiatan memasak nasi, Alpindo menyebut masyarakat di sana masih menggunakan kayu bakar.

Baca juga: Kepala Desa Yang Viral Tolak PPKM Darurat Di Sragen Kini Dijadikan Duta Vaksin

Untuk diketahui, kondisi alam kedua dusun tersebut berada di wilayah dataran tinggi.

Alpindo berharap, jaringan listrik PLN bisa segera masuk di dua dusun itu.

"Dua dusun ini sejak 1970 belum merasakan aliran listrik PLN, kami berharap listrik PLN bisa segera masuk," ungkapnya.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto)

Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved