Breaking News:

Virus Corona

Daftar Tunggu Penerima Donor Plasma Konvalesen di Kabupaten Jember Capai 153 Pasien

UDD PMI Jember berharap bisa memiliki tambahan alat apharesis sehingga bisa mengolah lebih banyak plasma konvalesen.

Istimewa/TribunJatim.com/Humas PMI Jember
Bupati Jember, Hendy Siswanto ketika melakukan donor plasma konvalesen di UDD PMI Jember. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sri Wahyunik

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jember mencatat hingga hingga Jumat (30/7/2021) sebanyak 153 orang pasien Covid-19 di Kabupaten Jember masuk dalam daftar antrean penerima donor plasma konvalesen.

Pihak PMI Jember mengakui permintaan plasma konvalesen melalui PMI Jember sedang tinggi.

"Permintaan plasma konvalesen memang belum sebanding dengan pendonor plasmanya. Yang antre plasma konvalesen di UDD (Unit Donor Darah) PMI Kabupaten Jember mencapai ratusan orang," ujar Kepala UDD PMI Kabupaten Jember, dr Dudung Ari Rusli, Jumat (30/7/2021).

Dudung menambahkan, begitu ada pendonor, hasil plasma konvalesennya langsung diberikan kepada mereka yang antre lebih awal. Kecuali, keluarga pasien membawa pendonor plasma sendiri.

"Kalau membawa pendonor plasma sendiri, maka plasmanya diberikan kepada yang membawa," imbuhnya.

Dudung menerangkan, pilihan terapi plasma konvalesen bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tetap ditawarkan terlebih dahulu kepada pasien dan keluarganya.

KG Media bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan komunitas Plasmahero.id menghadirkan Sentra Peduli untuk membantu penyediaan darah dan plasma konvalesen, Rabu (28/7/2021).
KG Media bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan komunitas Plasmahero.id menghadirkan Sentra Peduli untuk membantu penyediaan darah dan plasma konvalesen, Rabu (28/7/2021). (Tribunnews.com)

Jika pasien dan keluarga memilih cara tersebut, maka keluarga bisa mengajukan permintaan melalui PMI Jember.

"Perlu edukasi bahwa terapi plasma konvalesen ini salah satu alternatif mengatasi Covid-19. Biasanya dokter memberikan penawaran, kalau pasien atau keluarga pasien setuju, maka akan diajukan permintaan ke UDD PMI," terangnya.

Di tengah tingginya permintaan plasma konvalesen, UDD PMI Kabupaten Jember belum bisa banyak mengolah plasma konvalesen. Hal itu dikarenakan, UDD PMI Jember hanya memiliki satu mesin pengolah plasma konvalesen.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved