Breaking News:

Kebakaran Hutan dan Lahan

Padamkan Karhutla di Banjarbaru Kalsel, BPBD Turunkan Mobil Water Supply

BMKG menurut dia telah mengeluarkan peringatan dini musim kemarau yang dapat meningkatkan potensi terjadinya Karhutla.

BNPB
Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan personel terkait operasi pemadaman dan pemulihan karhutla yang melanda Australia. Sebanyak 38 personel bantuan kemanusiaan Indonesia diterjunkan ke wilayah Blue Mountain, New South Wales melalui Royal Australian Air Force (RAAF) Base Richmond di New South Wales pada Minggu (2/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan terus dilakukan hingga Sabtu (31/7/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru telah menurunkan 1 unit mobil water supply ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Karhutla yang terjadi pada Jumat (30/7/2021) pukul 22.32 waktu setempat melahap kurang lebih 4 hektar vegetasi lahan gambut di wilayah tersebut.

"Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Sabtu (31/7/2021) pukul 18.00 WIB, seluas 2 hektar lahan yang terbakar telah berhasil dipadamkan," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran pers BNPB, Minggu (1/8/2021).

Menurutnya, Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Banjarbaru, dan sejumlah instansi termasuk masyarakat masih melakukan upaya pemadaman sisa lahan gambut yang masih terbakar.

Pihak BPBD setempat juga melakukan pemantauan kondisi dan pendataan di wilayah kejadian.

Baca juga: Menteri LHK Minta Semua Pihak Pantau Titik Panas di Wilayah Rawan Karhutla

"Data sementara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukan selama periode 1 Januari hingga 30 Juni 2021, luas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Selatan mencapai 876 hektar," katanya.

BMKG menurut dia telah mengeluarkan peringatan dini musim kemarau yang dapat meningkatkan potensi terjadinya Karhutla.

BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah, khususnya BPBD untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan potensi Karhutla.

"Diantaranya dengan melakukan pemantauan dan peninjauan lapangan, pengecekan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, hingga sosialisasi kepada masayarakat," ujar dianya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved