Breaking News:

Diperiksa Selama 9 Jam Terkait Kasus Korupsi, Perangkat Desa Sumberwuluh Menangis saat Mau Ditahan

Kerugian Negara akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka S mencapai ratusan juta

Editor: Eko Sutriyanto
ist
Perempuan berinisial S (53) diamankan penyidik Unit II, Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Mojokerto. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Mohammad Romadoni 

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO -  Perempuan berinisial S (53) diamankan penyidik Unit II, Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Mojokerto.

Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong sebagai tersangka korupsi.

Berdasarkan gelar perkara tersangka S terbukti melakukan tindak pidana korupsi yakni menggelapkan dana simpan/pinjam dari program PNPM Mandiri Perdesaan (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan) Desa Sumberwuluh tahun 2017.

Kerugian Negara akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka S mencapai ratusan juta.

Pemeriksaan tersangka S berlangsung kurang lebih selama 9 jam di ruangan penyidik Unit II, Tipikor Satreskrim Polresta Mojokerto, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga: Amnesty Indonesia Desak Pemerintah Bayarkan Insentif Hingga Jamin Hak Nakes 

Tersangka S sempat menangis karena menolak ditahan.

Penyidik berupaya menenangkan dan akhirnya tersangka bersedia menandatangani surat penahanan.

"Penyidik Tipidkor telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan S (53) Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Sumberwuluh sebagai tersangka dalam perkara korupsi penyalahgunaan dana dari program PNPM yang berasal dari APBN tahun 2014," ungkap Kasatreskrim Polresta Mojokerto Iptu Hari Siswanto, Sabtu (7/8/2021) sore.

Dia mengatakan modus operandi tersangka S yakni menarik seluruh dana PNPM yang telah disalurkan untuk simpan pinjam PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved