Breaking News:

Kota Semarang Tenggelam 50 Tahun Lagi, Begini Tanggapan Walikota Hendi

Hasil dari penelitian tersebut harus disikapi dengan kebijakan serta penanganan serius

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Pengendara motor melintasi genangan banjir di Jalan Pemuda Semarang, Sabtu (6/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Budi Susanto

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG -Pendapat para pakar mengenai pontensi tenggelamnya Kota Semarang 50 tahun ke depan ditanggapi Walikota Semarang, Hendrar Prihadi atau Hendi.

Menurut Hendi, para peneliti atau pakar sah-sah saja menyampaikan hal tersebut karena mereka melakukan riset.

“Penyampaian para pakar kalau Kota Semarang berpotensi tenggelam boleh-boleh saja, Wong selama ini juga ada penelitian tentang itu,” kata Hendrar, Sabtu (7/8/2021).

Fakta dari penelitian tersebut juga beberapa kali diungkap oleh para peneliti, terkait subsidensi tanah atau penurunan muka tanah di Kota Semarang.

Baca juga: Remaja Tewas Tersetrum Saat Melewati Genangan Banjir, Teman yang Diboncengnya Sempat Lari

“Dari penelitian penurunan muka tanah di Kota Semarang dalam setahun 10 sampai 20 sentimeter.

Saya juga beberapa kali mendengar hal tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Remaja Tewas Tersetrum Saat Melewati Genangan Banjir, Teman yang Diboncengnya Sempat Lari

Menurutnya, hasil dari penelitian tersebut harus disikapi dengan kebijakan serta penanganan serius.

“Jadi kalau hasil penelitian itu tidak disikapi atau tidak ditindaklanjuti, ya benar mungkin Semarang bisa tenggelam,” ucapnya.

Ia menjelaskan sebagai manusia, dan kepala daerah, tidak akan tinggal diam menyikapi hasil penelitian dari para pakar tersebut.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved