Selasa, 2 Juni 2026

Berita Populer Hari Ini

POPULER Regional: TKW Asal Indramayu Dibunuh di Taiwan | 5 Anak Akidi Tio Bakal Diperiksa

Berita populer regional dalam 24 jam terakhir. TKW asal Indramayu dibunuh di Taiwan hingga lima anak Akidi Tio bakal diperiksa.

Tayang:
Editor: Miftah
Shinta Dwi Anggraini/Tribun Sumsel
Heriyanti putri bungsu Akidi Tio ditangkap Polrestabes Palembang dan jadi tersangka 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut berita populer regional dalam 24 jam terakhir.

TKW asal Indramayu menjadi korban pembunuhan di kawasan Nantou, Taiwan.

Lalu, Tim Mabes Polri bergerak menelusuri soal putri bungsu Akidi Tio , Heriyanti melalui ketua RT.

Kemudian, lima anggota DPRD Labuhanbatu Utara diamankan polisi saat asyik pesta narkoba di sebuah hotel.

Selanjutnya, pria 30 tahun ditemukan dalam keadaan selamat di pinggir bukit setelah dilaporkan hilang selama 23 hari.

Berita lain, lima anak Akidi Tio akan diperiksa terkait donasi Rp 2 triliun.

Baca juga: Remaja 15 Tahun yang Tewas di Warkop Ternyata Dibunuh Teman Sebaya, Pelaku Ingin Kuasai Motor

Berikut 5 berita populer regional selama 24 jam terakhir:

1. TKW Asal Indramayu Menjadi Korban Pembunuhan di Taiwan, Pelakunya Sempat Sembunyi di Hutan

Komariyah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dikabarkan menjadi korban pembunuhan di kawasan Nantou, Taiwan.

Korban mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya ketika ditemukan.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih membenarkan kabar tersebut.

Juwarih mengatakan, korban merupakan warga Desa Sliyeg Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

"Kabarnya banyak beredar di medsos, korban ini orang Indramayu, dia orang Sliyeg, saya sudah konfirmasi ke teman dia di sana dan dibenarkan," ujar Juwarih saat dikonfirmasi, Sabtu (7/8/2021).

Juwarih mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat keterangan resmi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Taiwan.

Hanya saja, ia memastikan kebenaran kabar duka tersebut.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Tim Mabes Polri Telusuri Seluk Beluk Heriyanti Putri Akidi Tio Lewat Ketua RT

Tim Mabes Polri masih bergerak di Sumatera Selatan dalam rangka menelusuri kasus sumbangan Rp 2 triliun Akidi Tio yang menjadi sorotan publik karena diduga bohong.

Setelah sempat memeriksa Kapolda Sumatera Selatan, tim Mabes Polri bergerak menemui Heryanty di rumahnya yang berada di kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan.

Fauzi, Ketua RT 27 yang berada di sekitar rumah Heryanti mengatakan ada seorang polisi berpangkat komisaris besar (Kombes) datang ke rumahnya, Sabtu (7/8/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Putri mendiang Akidi Tio, Heriyanti bersama suami, Rudi Sutadi dan anak laki-lakinya, KL, keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Sumsel Senin malam (2/8/2021) pukul 21.57 WIB.
Putri mendiang Akidi Tio, Heriyanti bersama suami, Rudi Sutadi dan anak laki-lakinya, KL, keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Sumsel Senin malam (2/8/2021) pukul 21.57 WIB. (Tribun Sumsel Rachmad Kurniawan)

"Tadi ada yang namanya Kombes Pol Agus Suprianto sama ada satu orang lagi. Katanya dari Mabes Polri. Tadi jam 13.00 ke rumah saya," kata Fauzi saat ditemui di kediamannya.

Fauzi mengatakan polisi tersebut menanyakan sejumlah pertanyaan terkait Heryanty dan suaminya yang memang sudah lama menetap di kawasan tersebut.

"Dia nanya seperti pertanyaan kalian (wartawan) ke saya. Seputar ibu Heryanty dan Pak Rudi, suaminya," ujar dia.

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. 5 Oknum Anggota DPRD Labura Diamankan Polisi Saat Pesta Narkoba Bersama Wanita di Hotel

Lima anggota DPRD Labuhan Batu Utara (Labura) diamankan aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan, Sabtu (7/8/2021) dini hari.

Kelima anggota dewan tersebut diamankan dari sebuah hotel di Kisaran, Kabupaten Asahan.

Mereka diamankan bersama belasan orang lainnya.

Adapun lima anggotra DPRD Labura yang diamankan polisi masing-masing berinisial KZ, AB, KP, GK, dan PG.

7 wanita yang diduga ikut bersama dengan rombongan 5 orang oknum anggota DPRD Labuhanbatu Utara digiring ke dalam sel tahanan Sat Narkoba Polres Asahan, Jumat(7/8/2021). (TRIBUN MEDAN/ Alif Alqadri Harahap)
7 wanita yang diduga ikut bersama dengan rombongan 5 orang oknum anggota DPRD Labuhanbatu Utara digiring ke dalam sel tahanan Sat Narkoba Polres Asahan, Jumat(7/8/2021). (TRIBUN MEDAN/ Alif Alqadri Harahap) ((TRIBUN MEDAN/ Alif Alqadri Harahap))

Menurut sumber Tribunmedan.com, saat rizia tersebut 5 orang yang diduga oknum DPRD itu sedang bersama dengan 7 orang wanita.

"7 perempuannya, 10 laki-laki," katanya.

Dijelaskannya, 5 Anggota DPRD tersebut ikut ditemani tujuh wanita di sebuah ruangan karaoke.

BACA SELENGKAPNYA >>>

4. Hilang Selama 23 Hari, Hasnadi Ditemukan Berada di Pinggir Bukit

Sempat dilaporkan hilang pada Kamis (15/7/2021) lalu, Hasnadi (30) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di pinggir bukit Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

Saat dilaporkan hilang sejak selama 23 hari tepatnya pada pertengahan bulan Juli lalu, pencarian dilakukan oleh berbagai pihak selama satu minggu penuh.

Namun karena pencarian tidak kunjung membuahkan hasil sehingga pencarian akhirnya dihentikan.

Hasnadi (30) ditemukan masyarakat pada Jumat (6/8/2021).

Wali Nagari Talang Maur, Normal Efendi, saat dihubungi TribunPadang.com membenarkan informasi tersebut.

"Kemarin sudah ditemukan korban dekat kawasan kaki bukit sekitar pukul14.00 WIB," kata Normal Efendi, Sabtu (7/8/2021).

Ia menjelaskan, awalnya ada 3 orang warga melihat korban di kaki bukit.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Kronologi Wanita Tukang Bekam Pamit Dari Rumah Hingga Ditemukan Tewas di Kolong Tol Jatikarya Bekasi

Baca juga: Sumbangan Akidi Tio, Polisi Periksa Anak Akidi Tio Lainnya hingga Heriyanti Punya Utang Rp2,3 M

5. Lima Anak Akidi Tio Bakal Diperiksa Soal Donasi Rp 2 Triliun, Sosoknya Pernah Diungkap Dokter Keluarga

Polda Sumatera Selatan mengirim tim ke Jakarta untuk memintai keterangan lima anak almarhum Akidi Tio terkait sumbangn Rp 2 triliun.

Diketahui, Akidi Tio memiliki tujuh anak.

Anak tertuanya diketahui sudah meninggal dunia.

"Mereka ada tujuh saudara. Satu meninggal. Ada lima di Jakarta dan satu atas nama Heriyanti di Palembang," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Jumat (6/8/2021).

Soal keberadaan anak-anak Akidi Tio, pernah diungkapkan dokter keluarga Akidi Tio bernama Prof Hardi Darmawan kepada Sripoku.com beberapa waktu lalu.

Menurut Hardi, saat penyerahan secara simbolis sumbangan Rp2 triliun ke Polda Sumsel, kelima anak Akidi Tio sempat ingin hadir.

Namun, pada akhirnya kelima anak Akidi Tio itu tidak jadi hadir, karena masih suasana Covid-19.

BACA SELENGKAPNYA >>>

(Tribunnews)

Berita populer lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved