Breaking News:

Merasa Diremehkan, Paman Nekat Aniaya Keponakan hingga Tewas, Kini Dituntut 15 Tahun Penjara

Seorang paman nekat menganiaya keponakannya sendiri hingga tewas karena merasa diremehkan. Kini terdakwa dituntut 15 tahun penjara.

wytv.com
Ilustrasi penjara - Seorang paman nekat menganiaya keponakannya sendiri hingga tewas karena merasa diremehkan. Kini terdakwa dituntut 15 tahun penjara. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang paman nekat menganiaya keponakannya sendiri hingga tewas.

Pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena tak terima merasa diremehkan.

Saat kejadian, korban sempat menantang dengan cara menyodorkan perutnya.

Akibat perbuatannya, kini terdakwa Syaiful alias Iful (50) dituntut 50 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Senin (23/8/2021).

"Meminta supaya majelis hakim menjatuhkan terdakwa Syaiful alias Iful dengan pidana penjara selama 15 tahun, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Christian Sinulingga.

Jaksa menilai, warga Jalan Gulama Medan Belawan itu, terbukti bersalah melakukan pembunuhan terhadap keponakannya Muhammad Syidik.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 338 KUHPidana," ucap Jaksa.

Baca juga: Ada Jejak Kaki Misterius di Lokasi Tewasnya Ibu dan Anak, hingga Indikasi Pelaku Lebih dari Satu

Baca juga: Misteri Tewasnya Kakek 66 Tahun di Lumajang usai Pulang Tahlilan, Dihabisi Orang Tak Dikenal

Dikatakan Jaksa adapun yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa mengakibatkan korban meninggal dunia.

Usai mendengar tuntutan Jaksa, Majelis Hakim yang diketuai Hendra Sutardodo menunda sidang pekan depan, dengan agenda pledoi (nota pembelaan).

Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa menyebutkan perkara ini, bermula saat terjadi perkelahian antara korban dengan terdakwa, dikarenakan terdakwa merasa disepelekan oleh keponakannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved