Breaking News:

Tempat Ibadah Jemaah Ahmadiyah Sintang Diserang, Politisi PDIP Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi

Menyikapi peristiwa tersebut masyarakat cukup menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah dan tidak boleh menyulut emosi kelompok manapun

Penulis: chaerul umam
Editor: Eko Sutriyanto
Ist
Diperkirakan ada 200 orang massa yang terlibat dalam perusakan Masjid Ahmadiyah ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang, meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh peristiwa penyerangan dan perusakan tempat ibadah dan gedung milik Jemaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Desa Balai Gana, Kecamatan Tempunuk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) yang terjadi pada Jumat (3/9/2021). 

Ditegaskannya, menyikapi peristiwa tersebut masyarakat cukup menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah. 

"Kejadian ini tidak boleh menyulut emosi kelompok mana pun, sebab negara selalu hadir lewat aparat penegak hukum (APH) dan tengah menanganinya," kata Junimart kepada wartawan, Minggu (5/9/2021). 

Hal senada juga disampaikan nya kepada kelompok masyarakat yang berada di luar Kabupaten Sintang. Mengingat peristiwa tersebut saat ini telah menjadi perhatian publik. 

Baca juga: Komnas HAM Tegaskan Perusakan Rumah Ibadah Jemaat Ahmadiyah di Sintang Pelanggaran HAM

"Masyarakat di luar Sintang tidak perlu terprovokasi dengan aksi ini. Biarkan hukum yang menyelesaikan," ucapnya. 

Jumimart mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, peristiwa ini bukan konflik antar warga, tetapi aliansi umat di Sintang dengan komunitas atau jemaah Ahmadiyah. 

Kemudian tidak pula terdapat pembiaran dari pemerintah dan APH menyangkut penutupan dari rumah ibadah Ahmadyah tersebut. 

"Pemerintah Kabuapaten Sintang, APH dan aliansi umat sesungguhnya hanya menjalankan konsistensi dan konsekuensi Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tahun 2008 yaitu Menteri Agama, Mendagri dan Jaksa Agung. Seingat saya  SKB itu menyangkut pelarangan kegiatan Ahmadiyah," ujarnya. 

Karenanya, Junimart turut meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sintang dan aparat penegak hukum di daerah tersebut bertindak pro aktif menjaga kondusifitas di kabupaten tersebut. 

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved