Ikan Toman dan Bulus Berukuran Jumbo Ditemukan di Dekat Terowongan Kuno di Klaten, Berikut Faktanya

Hewan berukuran raksasa ditemukan dari embung dekat terowongan kuno yang berada di Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penulis: Adi Suhendi
Tribunjogya.com/Almurfi Syofyan
BANGKAI - Budi Arianto menunjukkan bulus ukuran jumbo yang ditemukan di sekitar Embung Dukuh Samber, Senin (6/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ikan toman dan bulus berukuran jumbo ditemukan dari embung dekat terowongan kuno yang berada di Dukuh Samber, Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Diketahui, sebelumnya warga menemukan saluran air kuno yang menyerupai terowongan di lahan milik pemerintahan desa.

Diduga saluran air tersebut dibangun pada masa penjajahan Belanda.

Bangunan tersebut berbentuk terowongan dengan dinding berupa batu bata berdiameter sekitar satu meter lebih.

Penjabat Kades Sabranglor, Budi Andriyanto mengatakan, saluran air tersebut ditemukan, Jumat (27/8/2021).

Penemuan berawal saat pihaknya melakukan pengerjaan untuk merelokasi embung di kawasan tersebut karena kawasan tersebut akan dibangun area pemancingan dan kuliner.

Pengerjaan penggalian awalnya berjalan normal, sampai akhirnya para pekerja menemukan sesuatu pada Jumat (27/8/2021).

Setelah ditelusuri akhirnya ditemukan bangunan seperti saluran air.

Biasanya kalau sumur berlobang ke bawah atau dasar tanah, tetapi kalau saluran tersebut memanjang seperti terowongan.

Sejumlah warga saat melihat penemuaan struktur terowongan di Dukuh Samber, Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Rabu (1/9/2021).
Sejumlah warga saat melihat penemuaan struktur terowongan di Dukuh Samber, Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Rabu (1/9/2021). (Tribun Jogja/ Almurfi Syofyan)

"Awalnya dia mengira ini saluran air biasa, kemudian kami bertanya ke sesepuh desa, mereka menduga saluran ini terhubung dengan wilayah desa lain," kata Budi kepada TribunSolo.com, Rabu (1/9/2021).

Dia menjelaskan pada saat itu, ada pihak yang ingin penemuan tersebut ditutup, ada juga yang meminta temuan tersebut ditelusuri.

Pada akhirnya pihaknya memutuskan tetap melanjutkan penelusuran temuan tersebut.

Baca juga: Tiga Temuan dalam Waktu Berdekatan di Klaten, Terowongan Kuno, Ikan Toman Raksasa dan Bulus Jumbo

"Pada hari Sabtu, pengerjaan dihentikan sementara dan fokus ke penggalian temuan tersebut," tutur Budi.

Ia menduga bangunan tersebut sudah ada sejak lama sebelum kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada zaman kolonial Belanda.

"Selain itu, kami sudah melaporkan temuan tersebut ke Dinas Pariwisata Pemuda Olaharaga dan Kebudayaan, dan sedang menunggu respon dari Pemkab," katanya.

Toman raksasa

Setelah penemuan terowongan kuno tersebut, seorang pemuda bernama Aris Sarwanto menemukan ikan toman berukuran jumbo.

Ikan toman berjenis green toman tersebut tersebut ditemukan di embung Dukuh Samber dekat penemuan terowongan kuno.

Ikan toman raksasa itu memiliki beberapa warna, seperti warna cokelat gelap.

Beberapa siripnya juga terlihat berwarna putih dan hijau gelap.

Aris menceritakan awal dirinya menemukan ikan toman raksasa itu pada Sabtu (28/8/2021) sore.

Baca juga: Setelah Ikan Toman Raksasa, Warga Temukan Bulus 20 Kilogram di Terowongan Kuno Klaten

Saat itu, dia dan 10 orang temannya berada di embung Dukuh Samber yang akan direvitalisasi jadi kolam pemancingan.

Ketika muncul ikan besar dirinya spontan langsung mengangkat ikan tersebut dari dalam embung.

"Saya kira sudah mati karena tidak bergerak saat ditemukan. Lalu saya masukan ke kolam di rumah dan akhirnya hidup lagi," jelasnya.

Seorang warga saat menunjukan ikan Toman berukuran jumbo yang ditemukan di Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Seorang warga saat menunjukan ikan Toman berukuran jumbo yang ditemukan di Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Dokumentasi Kades Sabranglor)

Pejabat (Pj) Kepala Desa Sabranglor, Budi Andrianto membenarkan adanya penemuan ikan Toman tersebut.

"Iya, benar ada ditemukan ikan besar tapi saya nggak tahu jenisnya apa, tapi seperti yang banyak di Kalimantan itu," ujarnya.

Penemuan ikan Toman di dalam embung itu, lanjut dia, baru pertama kali terjadi.

Adapun ikan toman yang ditemukan tersebut berukuran cukup besar, dengan lingkar badan hampir sebesar paha orang dewasa dan panjangnya sekitar 80 sentimeter dengan berat 7 kilogram.

Pada waktu-waktu sebelumnya belum pernah ditemukan ikan sebesar itu.

"Baru ketemu itu, kita nggak tahu apakah masih ada lagi atau nggak di dalam kolam. Harusnya ada tapi kok nggak kelihatan," ucapnya.

Baca juga: Setelah Ikan Toman Raksasa, Warga Temukan Bulus 20 Kilogram di Terowongan Kuno Klaten

Kini ikan toman tersebut dipelihara Aris.

Meskipun banyak kolektor yang memburunya, Aris tidak mau melepasnya

"Memang ada yang nawar Rp17 juta, tapi itu di media sosial dan orangnya sepertinya bercanda. Kalau yang serius itu ada yang nawar Rp 5 juta, tapi saya enggak mau lepas," ucap Aris.

Diakui Aris, dirinya enggan menjual ikan tersebut karena sehari setelah mendapatkan ikan itu ia mendapat mimpi jika bakal menerima banyak rezeki jika merawat ikan tersebut.

"Sebelum dapat ikan enggak ada firasat, tapi sesudahnya saya dapat mimpi jika bakal dapat rezeki banyak kalau merawat ikan itu," ulasnya.

Ia mengatakan untuk perawatan ikan Toman raksasa itu dirinya memberi makan ikan nila ukuran kecil dua kali sehari.

Bulus raksasa

Setelah ikan toman raksasa, warga kembali dikejutkan dengan penemuan bulus seberat 20 kilogram di embung dekat terowongan kuno tersebut, Senin (6/9/2021) dini hari.

Seorang warga sekitar, Kirjo (36), menyebut jika hewan berukuran besar tersebut ditemukan warga sekitar pukul 02.00 WIB.

"Awalnya dikira itu malah bantal yang mengambang, pas dicek tahu-tahu bulus," ucapnya saat berbincang dengan Tribun Jogja, Senin (6/9/2021) di lokasi penemuan.

Baca juga: Terowongan Kuno Peninggalan Jaman Belanda Ditemukan di Dusun Samber Klaten

Kemudian, beberapa warga mencoba mendekati bulus yang sedang mengambang itu.

"Saat itu posisinya mengambang dekat temuan terowongan kuno. Saya ngira masih hidup tapi ternyata sudah mati," lanjutnya.

Selanjutnya, bulus itu diangkat warga bersama-sama dan diletakkan di dekat posko pengerjaan revitalisasi embung Dukuh Samber itu. Kirjo mengaku, selama ini belum pernah mendengar ada temuan bulus di embung tersebut.

Pj Kades Sabranglor, Budi Andrianto, saat menunjukkan penemuan bulus ukuran Jumbo di dekat terowongan kuno Dukuh Samber, Senin (6/9/2021).
Pj Kades Sabranglor, Budi Andrianto, saat menunjukkan penemuan bulus ukuran Jumbo di dekat terowongan kuno Dukuh Samber, Senin (6/9/2021). (TribunJogja.com/Almurfi Syofyan)

Ini adalah kali pertama warga menemukan hewan tersebut di embung.

Pejabat (Pj) Kepala Desa Sabranglor, Budi Andrianto mengatakan, bulus yang ditemukan oleh warga itu berukuran cukup besar, dengan panjang sekitar 80 sentimeter, lebarnya sekitar 36 sentimeter, dan berat 20 kilogram.

Menurut Budi, selama ini di desa yang ia pimpin tidak pernah ditemukan bulus, termasuk di embung Dukuh Samber yang bakal direvitalisasi itu.

"Ini baru penemuan pertama. Selama ini belum pernah ketemu," katanya.

Kata dia, temuan Bulus yang sudah mati itu bakal diawetkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sabranglor, dan dipajang di sekitar embung yang bakal direvitalisasi sebagai kolam pemancingan dan pusat kuliner itu.

Pantauan di lokasi, sekitar pukul 13.00 WIB, bulus yang ditemukan tersebut berwarna cokelat pekat dengan beberapa bagian tubuh berwarna hitam.

Bangkai Bulus tersebut menjadi tontonan dari warga sekitar.

Sejumlah warga tampak berfoto dengan bangkai bulus itu. (tibunjogja.com/ tribunsolo.com/
Mardon Widiyanto)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul BREAKING NEWS : Warga Klaten Temukan Bulus Jumbo Seberat 20 Kilogram di Terowongan Kuno dan Ikan Toman Klaten Ditawar Rp5 Juta Tak Dilepas, Pemiliknya Mimpi Seperti Ini

Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved