Breaking News:

Virus Corona

Pakai Kop Surat Puskesmas, Sindikat Pemalsuan Surat Antigen di OKU Selatan Pasang Tarif Rp 100 Ribu 

Tersangka memasang tarif Rp 100 ribu setiap surat, tanpa ada pemeriksaan, warga langsung dapat surat hasil antigen.

Sripo/Alan
Tersangka pemalsuan surat antigen di OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), yang beraksi sejak Agustus 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, MUARADUA - Sindikat pemalsuan surat antigen di OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), beraksi sejak Agustus 2021.

Polres OKU Selatan telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus pemalsuan surat antigen ini.

Belum ada konfirmasi berapa besar keuntungan yang diperoleh oleh sindikat ini.

Baca juga: Gibran Berbagi Cerita Moment Pertama Kali Dampingi Jokowi saat Kunker

Tersangka memasang tarif Rp100 ribu setiap surat.

Tanpa ada pemeriksaan, warga langsung dapat surat hasil antigen.

Surat tes antigen palsu itu memakai kop surat UPT Puskesmas BPR Ranau Tengah.

Surat tersebut diedit oleh R, eks pekerja honorer TU di Puskemas BPR Ranau Tengah yang kini bekerja sebagai TU di SD.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Pemalsu Surat Swab Antigen Palsu di Banyuwangi, Satu Surat Dijual Rp 100 Ribu 

Sementara dua orang pekerja sopir bus Ranau Indah (RI) yakni DE sebagai sopir dan kondektur DA bertugas mencari penumpang atau orang yang hendak membuat surat keterangan tes antigen sebagai syarat keperluan keluar daerah.

Setelah mendapat calon korban, selanjutnya yang berperan seolah sebagai tenaga medis menerima pesanan pembuatan surat adalah MY yang juga berprofesi sebagai sopir bus.

Setelahnya surat dibuat oleh tersangka R eks pekerja TU Puskesmas dengan mengedit surat tes antigen yaang tersedia di komputer miliknya dengan tanda tangan dan cap yang telah dipalsukan.

Halaman
123
Editor: Theresia Felisiani
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved