Breaking News:

Cerita Paiman, Petani Klaten yang Terima Rp 4 Miliar Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogya

Petani di Klaten ini baru saya mendapatkan uang miliaran rupiah sebagai ganti untung proyek pembangunan tol Solo-Jogja.

TribunSolo.com/Tri Widodo
Tiang untuk penghubung tol Solo-Jogja dengan Solo-Ngawi di wilayah Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali yang sudah berdiri kokoh, Sabtu (4/9/2021). (TribunSolo.com/Tri Widodo) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN -  Paiman (67) kini kaya mendadak.

Petani di Klaten ini baru saya mendapatkan uang miliaran rupiah sebagai ganti untung proyek pembangunan tol Solo-Jogja.

Senyumnya begitu ramah kepada siapapun saat menerima ganti untung  karena tanahnya di Dukuh Sidorejo, Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Paiman menerima uang paling banyak hingga Rp 4 miliar.

Dia sudah ditawari oleh sales untuk beli mobil namun Paiman sama sekali tak tertarik membelanjakan uangnya.

Paiman (67) warga Dukuh Sidorejo, Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten mendapatkan miliaran rupiah dari Tol Solo-Jogja, Kamis (16/9/2021).
Paiman (67) warga Dukuh Sidorejo, Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten mendapatkan miliaran rupiah dari Tol Solo-Jogja, Kamis (16/9/2021). ()

Rencana uang miliaran akan dibagikan ke anak-anaknya itu.

Mengingat ada 3 bidang yang tergilas mulai rumah beserta perkaranganya dan dua patok sawah milik keluarganya

"Rumah dan 2 patok sawah saya terdampak proyek Tol Solo-Jogja, hari saya menerima ganti rugi tersebut," ucap Paiman kepada TribunSolo.com, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Palapa Ring Integrasi Wujudkan Tol Langit

Lanjut, Paiman mengatakan dirinya mengatakan menerima ganti rugi tersebut dengan total Rp 4 miliar.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved