Breaking News:

Pemerintah Kota Denpasar Terpopuler di Media Digital Tahun 2021, I Dewa Gede Rai: Capaian Positif

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital 2021

Dok. pribadi
Dewa Gede Rai saat menerima penghargaan Anugerah Humas Indonesia kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital Tahun 2021 kepada Pemerintah Kota Denpasar yang dilaksanakan secara online pada Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar meraih penghargaan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021 kategori Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital Tahun 2021.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah (Setda) Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai secara virtual pada Jumat (17/9/2021).

"Saya disini mewakili masyarakat Denpasar mengucapkan rasa syukur atas terpilihnya Kota Denpasar, khususnya Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar sebagai Pemerintah Kota Terpopuler di Media Digital Tahun 2021. Hal ini tentu menjadi capaian positif dalam tata kelola pemerintahan daerah, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini," ungkap I Dewa Gede Rai.

Kontribusi dari semua elemen masyarakat sangatlah penting. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Denpasar disini mewakili masyarakat Bali mengharapkan dukungan dari semua masyarakat Indonesia, karena Bali terutama Denpasar adalah wajah Indonesia di mata dunia.

"Terimakasih kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penghargaan ini tidak terlepas dari peran serta seluruh stakeholder, yang telah bekerja dengan maksimal demi tercapainya predikat tersebut. Saya pun bersyukur karena meski di masa pandemi Covid-19, tapi kami masih tetap berprestasi. Semoga apa yang kami lakukan bisa menginspirasi daerah lainnya," tutur I Dewa Gede Rai

Seluruh jajaran Humas wajib untuk terus berinovasi serta pro aktif dalam memberikan informasi dan manajemen isu sehingga mampu membangun reputasi positif pemerintah Kota Denpasar. Terlebih di masa pandemi yang merupakan elemen penting informasi bagi masyarakat.

“Dalam mendukung maksimalnya tata kelola informasi ini diperlukan sinergitas antar lini seluruh OPD. Sehingga informasi yang disajikan dapat diterima dengan baik dan mendapatkan umpan balik yang positif dari masyarakat. Saya berkomitmen bahwa penghargaan ini akan kami jadikan cambuk untuk terus berusaha maksimal dalam memberikan pelayanan informasi publik bagi masyarakat Kota Denpasar, khususnya bidang informasi dan publikasi," jelas I Dewa Gede Rai.

Untuk dketahui, penilaian AHI 2021 dilaksanakan oleh PR Indonesia atau Humas Indonesia bekerjasama dengan Kazee Digital Indonesia yang melaksanakan monitoring menggunakan metode kuantitatif real time dan analisa kualitatif.

Monitoring dilaksanakan dengan menyasar pemberitaan Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD di 7.015 media online lokal, 962 media online nasional dan 2.338 media online internasional serta media sosial sepanjang semester 1 Januari - 30 Juni 2021.

"Dalam pembangunan di era revolusi industri 4.0 dan masa pandemi Covid-19, Humas mempunyai peran strategis dalam manajemen isu dan tata kelola informasi dalam mendukung pembangunan daerah. Kota Denpasar mendapat penghargaan bersama Pemerintah Daerah, Kementerian/Lembaga, BUMN, dan Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia. Untuk Katagori Pemerintah Kota yang menerima penghargaan hanya ada 5 yaitu Kota Denpasar, Bandung, Makassar, Semarang dan Kota Surabaya," urai I Dewa Gede Rai.

Sementara itu, dalam sambutannya, Founder dan Ceo PR Indonesia, Asmono Wikan mengatakan bahwa AHI dilaksanakan untuk ketigakalinya. AHI merupakan ajang berbasis penjurian dan monitoring media. Adapun tema AHI Tahun 2021 ini adalah 'Inovasi Komunikasi di Masa Pandemi'. Dimana, tema ini dirasa sangat relevan di masa pandemi saat ini.

"Humas memiliki peranan yang strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Hal ini dilaksanakan dengan penerapan manajemen isu serta membangun reputasi dan tata kelola informasi yang baik, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lancar dan tepat sasaran," kata Asmono Wikan.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved