Breaking News:

Perjuangan Mbah Jum Kayuh Sepeda Puluhan Kilometer Jual Anyaman Bambu Demi Istri yang Sakit Keras

Dengan menuntun sepeda ontel miliknya, ia menjajakan dagangannya dari desa ke desa dan tak jarang menempuh berpuluh-puluh kilometer jauhnya.

Editor: Hasanudin Aco
Kompas.com/ Imam Rosidin
Jumali menuntun julannya di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Penganjuran, Kecamatan Banyuwangi, Sabtu (18/9/2021).(Kompas.com/ Imam Rosidin) 

Anyaman bambu miliknya dijual Rp 75.000.

Namun tak jarang ia sering menurunkan harga hingga Rp 60.000 supaya laku terjual.

Meskipun akhirnya penghasilannya juga ikut menurun.

"Tipis hasilnya, saya kasih Rp 60.000 kadang, dengan penghasilan Rp 20.000-Rp 30.000 setiap gedek nya, karena saya bagi hasil sama yang buat, di sini saya menjualkan. Tapi, alhamdulillah masih cukup, saya juga tidak mengeluh," ujar dia.

Demi istri yang tengah sakit stroke

Di balik kerja kerasnya itu Mbah Jum mengaku menjalani dengan ikhlas jalan hidupnya ini.

Karena hal itu sudah menjadi kewajiban yang harus dipikul sebagai seorang kepala keluarga.

Sebab, bagaimanapun ia masih harus menghidupi istrinya, Rehani (75) yang kini tengah sakit stroke dan seorang cucu yang dirawatnya.

Karena kedua anaknya sejak lama telah meninggal dunia. Sehingga tak ada yang bisa dijadikan tempat bergantung selain kedua tangan dan rezeki dari Tuhan.

"Bagaimana lagi karena memang ini sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai seorang kepala keluarga," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved