Breaking News:

Aksi Solidaritas Buat Gabriela yang Tewas Dibunuh KKB, Diisi Penyalaan Lilin dan Pembacaan Puisi

ukan hanya perawat yang terlibat, melainkan kata isak seluruh element tenaga kesehatan pun turun langsung dalam aksi tersebut.

Editor: Eko Sutriyanto
Mardiles Mansai For Tribun-Papua.com
Para Nakes di Kabupaten Kepulauan Yapen saat menggelar doa bersama dan aksi bakar lilin atas gugurnya Gabriela Meilani akibat ulah KKB 

"Hanya di distrik Kiwirok yang dievakuasi, karena tidak semua. Sedikit mengalami kesulitan juga dalam menghubungi teman-teman kami," tambahnya.

Sekadar informasi tambahan yang diperoleh Tribun-Papua.com, nantinya empat point deklarasi yang telah dipaparkan ini akan diberikan kepada gubernur dan kementrian.

Tidak hanya pembakaran lilin, sejumlah kegiatan seperti penandatangan deklarasi hingga pembacaan puisi pun dilakukan, sebagai wujud berdukacita.

Perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ruangan VIP, Susana Jufuwal pada kesempatan tersebut membawakan puisi berjudul "Semerbak Mekar Bunga Pengabdian"

Dirinya mengakui, ketika saat melantunkan puisi tersebut ia merasa sedih dan kehilangan yang amat dalam.

"Tentunya sedih sekali, karena profesi ini sangat mulia karena merawat manusia itu tidak gampang," ucapnya di sela-sela acara pembakaran lilin di Taman Imbi, Selasa (21/9/2021).

Susan menambahkan, posisi saat membacakan nast tersebut dirinya mencoba membayangkan bagaimana Gabriela Meilani, meninggalkan segala sesuatu yang berarti untuknya.

"Dia pergi untuk bekerja melayani dan baginya ini adalah hal berharga, dari pada semua yang dia miliki saat ini," katanya.

Puisi yang diberikan pada malam ini, menurutnya merupakan pesan Gabriela bagi tenaga medis.

Inilah isi puisi yang sempat Tribun-Papua.com dengarkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved