Breaking News:

Aksi Solidaritas Buat Gabriela yang Tewas Dibunuh KKB, Diisi Penyalaan Lilin dan Pembacaan Puisi

ukan hanya perawat yang terlibat, melainkan kata isak seluruh element tenaga kesehatan pun turun langsung dalam aksi tersebut.

Editor: Eko Sutriyanto
Mardiles Mansai For Tribun-Papua.com
Para Nakes di Kabupaten Kepulauan Yapen saat menggelar doa bersama dan aksi bakar lilin atas gugurnya Gabriela Meilani akibat ulah KKB 

"Sahabatku, mari sejenak duduk bersamaku dengarkan kisah piluhku. Sahabatku, marilah sejenak duduk bersamaku lihatlah betapa menyedihkan perjalanan hidupku.

Sahabtku, marilah sejenak duduk bersamaku renungkanlah saat teriakan minta tolongku, hanyalah mengobarkan angkara murka. Sahabatku, dengarlah, lihatlah, rasakan dan renungkanlah saat ragaku sudah tak berdaya dalam siksaan. Kakiku tak mampu berpijak, mataku tak mampu membuka, suaraku hanya mampu membisik dalam doa berharap belas kasihan dan keajaiban.

Namun, harapan tak kunjung datang aku berakhir dalam angkara murka, semerbak amis merebak mekar bunga pengabdian. Sahabatku, dalam keheningan jiwaku, ada nada nadi kehidupan yang memanggil. Suara alunan angin sepoi membisik dibalik gunung dan lembah.

Hai kalbu yang tersentu mari dengar, lihat dan rasakan, duduk sejenak bersamaku menaikan doa semoga kekejian ini takkan terjadi lagi di negeri ironi penuh damai.

Semoga pengabdian semerbak harum, menghapus amis kebengisan, Safe Gabriela Meilani," 

Tuntut Pemerintah Tindak Tegas Pelaku

Aksi yang sama dilakukan tenaga kesehatan berada di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen.

Mereka menggelar aksi doa bersama dan bakar lilin yang dipusatkan di Alun-alun, Serui, Selasa (21/9/2021) malam.

Dalam aksi tersebut, tenaga kesehatan di Serui, Kepulauan Yapen, menyampaikan tiga poin aspirasi yang dibacakan salah satu perwakilan, Yanes Yowei.

Point aspirasi tersebut antara lain:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved