Breaking News:

Ada Gudang Produksi Uang Palsu di Boyolali, Polisi Tangkap 9 Tersangka dan Sita 8.516 Lembar Upal

Dalam pengungkapan ini, barang bukti yang diamankan berupa 8.516 lembar uang palsu senilai Rp 496.030.000

TribunSolo.com/Tri Widodo
Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond saat menunjukkan uang palsu siap edar di Mapolres, Jumat (24/9/2021) 

TRIBUNNEWS.COM, BOYOLALI - Kabupaten Boyolali dijadikan 'gudang' produksi uang palsu (upal) oleh komplotan pembuat dan pengedar uang palsu

Komplotan ini tergolong nekat karena lokasi gudang uang palsu tidak jauh dengan pusat pemerintahan di Kota Susu, Kampung Wates, Kelurahan/Kecamatan Mojosongo.

Mereka berhasil dibekuk oleh polisi pada Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Ditodong Senpi, Pj Kades di Batanghari Leko Serahkan Uang BLT Rp 37 Juta ke Perampok 

Baca juga: Kelola 2 Investasi Bodong Rp 23 Miliar, Oknum Guru Madrasah di Bogor Ditangkap Polisi

Total ada 9 tersangka yang diamankan yakni DS (39) dari Mojosongo, MF (41) dari Kota Bandung, CA (37) dari Blora dan AB (46) dari Bantul.

Kemudian tiga orang dari Surabaya yakni EDH (53), HS (55) dan AS (49), serta DD (34) dari Ponorogo dan ABW (46) dari Nganjuk.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond mengatakan pembuatan dan peredaran uang palsu ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima anggota Satreskrim Polres Boyolali.

Dari informasi tersebut, Polres Boyolali kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

"Dan benar saja, ada pembuat dan pengedar Upal di wilayah hukum Polres Boyolali," ujar Morry saat jumpa pers di Mapolres, Jumat (24/9/2027).

"Awalnya kami hanya mengamankan 3 orang terduga pelaku pembuat upal ini yakni DS, MF dan CA alias Putri," ujar dia.

Baca juga: Kisah Sri Rejeki, Penjual Gorengan di Magelang yang Viral Karena Kebal Minyak Panas 

Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut polisi kemudian menangkap 4 terduga pelaku lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved