Breaking News:

Kronologi Ayah, Ibu, dan Anak Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Bayi di Bireun, Aksinya Terekam CCTV

Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak menjadi tersangka kasus pembuangan bayi di Simpang Mamplam, Bireuen, Aceh.

Penulis: Adi Suhendi
Serambinews.com/Yusmandin Indris
Bayi yang ditemukan warga Rheum Timu, Simpang Mamplam, Bireuen dalam perawatan di ruang Perinatologi RSUD dr Fauziah Bireuen, Jumat (8/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, BIREUN - Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak menjadi tersangka kasus pembuangan bayi di Simpang Mamplam, Bireuen, Aceh.

Ketiganya diringkus berselang beberapa jam setelah penemuan bayi laki-laki yang diperkirakan baru berusia satu hari.

Terungkapnya kasus tersebut bermula saat seorang warga desa Rheum Timu, Simpang Mamplam, Bireuen bernama M Nasir (54) sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (8/10/2021) menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki di kursi bambu pada salah satu kios desa setempat.

Informasi diperoleh Serambinews.com, bayi laki-laki diduga sengaja diletakkan orang tuanya atau orang tidak bertanggungjawab terbungkus dengan kain bedong warna putih.

Kapolres Bireuen AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kapolsek Samalanga, Iptu Husni Eka Jumadi didampingi Paur Humas Polres Bireuen, Bripka Safwan Rizal, mengungkap awal mula penemuan bayi tersebut.

Awalnya M Nasir berangkat dari rumah hendak ke ruko kelontong milik Sauqi (31).

Setiba di ruko tersebut, tiba-tiba ia melihat ada bungkusan kain berwarna putih terletak di atas kursi bambu di samping ruko kelontong.

Baca juga: Kisah Pilu Dua Balita Kakak Adik di Bireun Meninggal Dunia Tenggelam di Saluran Irigasi

Merasa ingin tahu apa bungkusan kain tersebut, ia mendekat dan membuka kain tersebut.

Saat kain dibuka ia terkejut melihat seorang bayi.

Kapolsek Samalanga menambahkan, setelah melihat dengan jelas, ia segera memberitahukan kepada warga lainnya dan melapor ke Polsek Samalanga.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved