Breaking News:

4 Ruangan KPU Tanjung Jabung Timur Masih Disegel Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada

Beberapa ruangan di KPU Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih disegel terkait penanganan dugaan korupsi

Editor: Erik S
ABDULLAH USMAN/TRIBUNJAMBI.COM
Sudah Tiga Minggu Berjalan 4 Ruangan KPU Tanjabtim Masih Bersegel Kejari 

TRIBUNNEWS.COM, MUARA SABAK - Tiga staf KPU Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dipanggil Kejaksaan Negeri Terkait dugaan korupsi dana hibah pilkada tahun 2020, Senin (18/10/21).

Terkait pemanggilan tersebut, KPU mengatakan pemanggilan tersebut tidak jelas.

Baca juga: Partai Buruh Pasang Target Menang 10 Pilkada dan Raih 20 Kursi DPR, Pengamat Bilang Berat

"Tadi kita datang memenuhi panggilan kejari bersama klien kita, namun memang untuk proses pemeriksaan sebagai saksi klien kita belum bisa. Alasannya karena memang status pemeriksaan sebagai saksi apa belum jelas," kata kuasa kuasa hukum KPU Tanjabtim Rifki Septino.

Karena dalam surat pemanggilannya hanya bertuliskan keterangan untuk pengambilan keterangan sebagai saksi, terkait dugaan tindak pidananya tidak terlalu spesifik mengenai pasal yang disangkakan.

"Intinya kita keberatan dengan adanya pemanggilan tersebut, seharusnya menurut kami dalam pemanggilan tersebut harus terperinci, termasuk terkait pasal pasal yang dilanggar baik tersangka atau terduga calon tersangka," jelasnya.

Terkait hal itu, tadi juga sudah ada berita acara yang dikeluarkan pihak kejaksaan agar diatur ulang jadwal pemeriksaannya.

Baca juga: Misteri Uang Rp 230 di Brankas KPU Tanjabtim, Kejari: Belum Diketahui Peruntukannya

Dalam pemanggilan tiga orang staf KPU tersebut, yakni Sumardi sebagai Sekretaris KPU, kemudian dua orang Staf KPU Mardiana dan Firmansah.

Selain itu, hingga saat ini beberapa ruangan di kantor KPU Tanjung Jabung Timur masih bersegel bertuliskan Kejaksaan RI, dari empat ruangan yang tersegel tersebut yakni ruangan Ketua, sekretaris dan dua ruangan komisioner.

"Terkait penyegelan tersebut hingga saat ini kota belum mendapatkan petunjuk resmi (kepastian hukum), selagi ruangan itu masih bersegel pemilik ruangan tidak bisa ngantor di ruangannya dan terpaksa numpang," jelasnya.

Sementara itu Kasi Intel Kejari Tanjung Jabung Timur, Arsyad membenarkan terkait adanya pemanggilan tiga orang KPU tersebut.

Baca juga: Ibu Hamil di Tanjabtim Meninggal Karena Ambulans Terjebak Macet ? Puskesmas dan Kades Kompak Bantah

Namun terkait perihal pemanggilan saksi tersebut yang dinilai belum jelas, dirinya belum bisa berkomentar jauh.

"Kalo tadi ia memang benar ada pemanggilan beberapa staf KPU termasuk Sekretaris KPU, hanya saja mereka minta skedul jadwal ulang. Kalo soal pemeriksaan terkait apa nanti saya konfirmasi dulu bersama bidang terkait," ujarnya.

Menurutnya, pemanggilan pemeriksaan saksi tersebut berpedoman pada sprindik umum jadi belum ada tersangka, karena saat ini kita dalam pemeriksaan saksi untuk menemukan tersangka.

Tentang penyegelan sebelumnya kita sudah koordinasi, untuk membuka penyegelan tersebut. Yang jelas besok kita akan langsung membuka segel tersebut.  (Penulis: Abdullah Usman) 

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Empat Ruangan KPU Tanjabtim Masih Disegel Sudah Tiga Minggu Berjalan

Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved