Breaking News:

Mayat Wanita Berlumuran Darah Mengejutkan Pangandaran, Kondisinya Mengenaskan

Mayat berjenis kelamin perempuan yang tergeletak dengan kepala terbungkus kresek.

Editor: Eko Sutriyanto
IST
Ilustrasi mayat di kamar mayat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Padna 

TRIBUNNEWS.COM, PANGANDARAN - Sesosok mayat perempuan tergeletak di samping jalan blok Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat.

Mayat berjenis kelamin perempuan yang tergeletak dengan kepala terbungkus kresek.

Penemuan mayat ini menarik dan menjadi tontonan warga setempat.

Satu saksi warga Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Ruhyana (38), ia mengetahui ada mayat tergeletak saat akan bermain ke arah Bagolo.

"Cuman di samping jalan terlihat lampu motor kayak ada mayat, saya kira orang gila," ujar Ruhyana saat ditemui Tribunjabar.id di lokasi TKP, Selasa (19/10/2021) malam.

Seusai mengetahui, Ia berinisiatif sendiri memberi tahu Warga dan langsung mendatangi lokasi kejadian penemuan.

Baca juga: Ditegur Luhut, Bupati Ancam Tutup Pantai Pangandaran Jika Wisatawan Tak Taat Prokes

"Terus setelah Saya dan warga sudah cek.

Kita kembali laporan ke RT dan kembali lagi bersama RT. Dan banyak yang mengatakan ini mayat dibuang, di kepala ada kresek (plastik) dibungkus gitu kepalanya, dan ditangan ada darah," katanya.

Kemudian, ungkap Ia, pihaknya langsung laporan ke kepala Dusun Ciawitali, dan melihat ke lokasi sudah banyak warga.

"Luka yang kelihatan kayaknya di kepala dan dibagian tangan.

Tapi saya gak berani muka kresek di kepala, cuman lihat saja.

Mungkin sekitar jam 7 malam lebih tadi saya lihat," ucap Ruhyana.

 Dalam pantauan Tribunjabar.id, hingga berita ini ditulis tampak mayat perempuan tersebut belum dievakuasi oleh pihak tim kesehatan dan kepolisian setempat. *

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Temuan Jasad Wanita Mengenaskan di Pangandaran, Berlumuran Darah, Kepala Ditutup Plastik

Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved