Breaking News:

Pinjaman Online

Ibu di Wonogiri Akhiri Hidup Diduga setelah Terlilit 46 Utang, OJK: 29 di Antaranya Pinjol Ilegal

OJK Solo memberi tanggapan mengenai peristiwa bunuh diri yang dilakukan WPS seorang ibu di Wonogiri lantaran terlilit pinjol.

Kontan
Ilustrasi penagihan pinjaman online. 

TRIBUNNEWS.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo memberikan tanggapan mengenai peristiwa bunuh diri yang dilakukan seorang ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, yang diduga terlilit utang.

Kepala OJK Solo, Eko Yunianto membenarkan WPS (38) terlilit utang yang didominasi oleh pinjaman online (pinjol) ilegal.

Eko menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Giriwoyo mengenai kejadian itu.

Hasil koordinasi menunjukkan WPS diduga nekat mengakhiri hidup karena tertekan atas banyaknya utang atau pinjaman.

"Informasi yang kami dapat ada 46 pinjaman, 29 di antaranya adalah pinjaman online ilegal," ungkap Eko dalam program Panggung Demokrasi Tribunnews.com, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: OJK Minta Pinjol Legal Murahkan Suku Bunga dan Taati Kaidah Etika Dalam Penagihan

Sementara itu, dua pinjaman berasal dari pinjol legal.

Adapun 15 pinjaman lainnya berasal dari non-online, seperti perorangan maupun koperasi.

"Kami dari OJK turut berduka cita atas kejadian tersebut," ungkapnya.

Eko mengungkapkan, OJK bersama Tim Satgas Waspada Investasi (SWI) berupaya meningkatkan pemberantasan pinjol ilegal.

"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam mengakses pinjol, sebelum meminjam tolong dicek dahulu di website OJK apakah statusnya terdaftar berizin atau tidak."

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved