Breaking News:

Selamat dari Musibah Tanah Longsor, Dua Warga Kabupaten Bandung Dirujuk ke RS Soreang

Dua warga dilaporkan selamat dari musibah tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Editor: Wahyu Aji
Dokumentasi BNPB
Musibah tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dua warga dilaporkan selamat dari musibah tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyampaikan terdapat satu orang meninggal dunia dan dua warga tersebut mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di RS Soreang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D mengatakan, musibah ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu (27/11) pukul 13.00 WIB.

Dikarenakan struktur tanah yang labil, mengakibatkan tanah longsor pada malam harinya sekitar pukul 21.15 WIB.

"Peristiwa tanah longsor ini menimpa rumah warga di Desa Cukang Genteng di Kecamatan Pasir Jambu," kata Muhari dalam keterangan yang diterima, Minggu (28/11/2021).

Terdapat satu rumah warga dilaporkan rusak berat akibat tertimpa material longsor.

BPBD Kabupaten Bandung bersama tim gabungan seperti unsur TNI/POLRI, Pramuka Peduli, PMI, Tksk Dinsos, RAPI, dan masyarakat setempat memberikan penanganan darurat seperti pemberian logistik bagi warga terdampak. Proses pencarian dihentikan setelah diinformasikan tidak ada warga dinyatakan hilang.

"Pantauan terkini di lapangan, cuaca saat ini masih mengalami hujan dengan intensitas ringan," ujarnya.

Berdasarkan informasi PVMBG mengenai potensi pergerakan tanah di wilayah Kabupaten Bandung khususnya Kecamatan Pasar Jambu, untuk bulan November ini memiliki tingkat potensi dengan kategori menengah hingga tinggi.

Oleh karena itu, BNPB menghimbau untuk para masyarakat untuk tidak bermukim di bawah lereng bukit.

Sementara itu, diperlukan mitigasi berbasis vegetasi dengan menanam tanaman seperti akar wangi untuk mengikat struktur tanah dan antisipasi ancaman tanah longsor.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved