Minggu, 10 Mei 2026

Liburan Akhir Tahun

Hari Ini Puncak Kepadatan di Lembang, Tak Diberlakukan Ganjil-Genap

Hari ini bakal terjadi kepadatan di Lembang, Bandung Barat. Namun polisi tidak memberlakukan ganjil-genap.

Tayang:
Editor: cecep burdansyah
capture video
Jalur wisata di wilayah Lembang kabupaten Bandung Barat masih didominasi kendaraan wisatawan. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG BARAT - Kepolisian memastikan tidak akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas ganjil-genap nomor kendaraan selama masa libur Tahun Baru 2022, baik di Kabupaten Bandung Barat (KBB), maupun Kota Cimahi.

Kasatlantas Polres Cimahi AKP Sudirianto, mengatakan, ganjil genap tersebut tidak akan diterapkan karena tidak ada arahan dari pimpinan.

"Begitu juga penyekatan. Tidak akan kami lakukan, sesuai dengan arahan pimpinan," ujar Sudirianto kepada Tribun saat dihubungi melalui telepon, Kamis (30/12).

Untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas yang mungkin terjadi, terang Sudirianto, hal yang akan mereka lakukan adalah memberlakukan one way traffic secara situasional, seperti yang mereka lakukan di kawasan wisata Lembang pada libur Natal akhir pekan kemarin. 

"Saat itu sampai menerapkan delapan kali one way karena memang kondisinya cukup padat," kata Sudirianto.

Ia memprediksi wisatawan dari luar daerah sudah bakal memadati kawasan wisata Lembang sejak Jumat (31/12) pagi.

"Itu karena malamnya pergantian tahun. Namun, puncaknya tetap diprediksi terjadi pada hari Sabtu," ujarnya.

Lonjakan

Prediksi peningkatan arus kendaraan pada hari ini juga diungkapkan Kepala Posko Terpadu Polda Jabar, Kompol Sofyan. 

"Jumat ini diperkirakan akan ada peningkatan arus lalu lintas dari Jakarta menuju wilayah Jawa Barat. Kemungkinan akan terjadi lonjakan pada Jumat sore," ujar Kompol Sofyan saat ditemui di Posko Terpadu Cibungur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (30/12).

Di Jakarta, Plt Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Dodi Darjanto, memprediksi, puncak arus balik libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 akan berlangsung pada 31 Desember hingga 2 Januari 2022. Itu sebabnya, langkah antisipasi disiapkan hingga 3 Januari.

Dodi menyebutkan pihaknya akan menyiapkan sistem contra flow atau lawan arus untuk memecah kepadatan kendaraan. Nantinya, kebijakan itu akan diberlakukan di sejumlah titik di ruas jalan tol Cikampek.

"Contra flow di kilometer 47 sampai dengan kilometer 65 ke arah timur keluar Jakarta dan kilometer 61 ke 47 ke arah barat ke dalam Jakarta," jelas Dodi, kemarin.

Dodi menambahkan pihaknya juga menerapkan sistem ganjil genap (gage) di kawasan wisata yang telah ditentukan. Hal ini sebagai upaya mengurangi potensi kemacetan. 

"Tetap memperhatikan protokol kesehatan, mengoptimalkan aplikasi PeduliLindungi, pada moda transportasi darat, laut, dan udara," pungkasnya. 

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan, mengatakan arus lalu lintas pada H-2 libur tahun baru masih terpantau lancar.

"Hari ini saya pengamatan di wilayah Solo dan sekitarnya. Sekarang saya di Kalikangkung, melihat arus lalu lintas dari kemarin baik lokal maupun jalan nasional masih relatif lancar," ujar Aan di Pos Pelayanan Terpadu GT Kalikangkung, Semarang.

Dia mengatakan, kondisi serupa juga terjadi di wilayah Sumatera. Tak hanya jalur arteri dan tol, jalur wisata pun terpantau relatif lancar.

"Insya Allah sampai malam tahun baru mudah-mudahan ini bisa terkendali. Karena sesuai dengan kebijakan pemerintah dari pusat dan Satgas Covid-19 untuk malam tahun baru ini tidak ada perayaan," ucapnya.

Aan juga memprediksi peningkatan arus libur tahun baru bakal terjadi, Jumat (31/12). 

"Masyarakat yang ingin pulang kampung untuk menghabiskan tanggal 1-2 Januari 2022 di kampungnya kemungkinan akan berangkat hari Jumat. Namun kita sudah siap dengan cara bertindak yang sudah kita siapkan, sehingga insyaAllah semua berjalan lancar," ujarnya.

Naik 9 Persen

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat adanya peningkatan trafik penumpang pesawat pada periode libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

VP Corporate Secretary Angkasa Pura I Handy Heryudhitiawan mengatakan, pada periode Natal dan Tahun baru 17-27 Desember 2021 tercatat ada 1.392.310 penumpang pesawat yang dilayani di Bandara Angkasa Pura I. 

"Jumlah ini meningkat hingga 9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dimana kami melayani 1,276,622 penumpang di 15 bandara yang kami kelola," kata Handy. 

Sedangkan untuk trafik pesawat pada periode yang sama, lanjut Handy, Angkasa Pura I melayani hingga 14,004 pergerakan pesawat.

"Jumlah ini turun hingga 13 persen jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya dimana kami melayani 16,116 pergerakan pesawat," ucap Handy.

Handy juga merinci, pada periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi yang tertinggi dengan melayani sebanyak 289,870 penumpang atau meningkat hingga 1 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya di mana kami melayani 286,799 penumpang. 

"Sedangkan untuk trafik pesawat Bandara Sultan Hasanuddin Makassar melayani hingga 2,523 pergerakan pesawat atau turun hingga 16 persen jika dibandingkan pada periode sebelumnya yang melayani 3,009 pergerakan pesawat," kata Handy.

Trafik tertinggi kedua terdapat di Bandara Juanda Surabaya yang melayani hingga 267,069 penumpang atau meningkat hingga 7 persen jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yang hanya melayani 250,443 penumpang.

"Sedangkan untuk trafik pesawat Bandara Juanda Surabaya melayani hingga 2,144 pergerakan pesawat atau turun hingga 22 persen jika dibandingkan pada periode sebelumnya yang melayani 2,732 pergerakan pesawat," ucap Handy.(tribun network/hilman kamaludin/irvan/adi/igm/har/wly)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved