2 Pemancing di Bendungan Lahor Blitar Temukan Mayat, Berawal Kail Pancing Nyangkut di Kaos Korban
Identitas korban dikenali setelah anak perempuannya sendiri setelah membaca postingan di media sosial (medsos)
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Imam Taufiq
TRIBUNNEWS.COM, BLITAR - Dua orang pemancing menemukan sesosok mayat usai tali pancingnya menyangkut kaos yang melekat di tubuh mayat di Bendungan Lahor, Kabupaten Blitar, Rabu (12/1/2022) dini hari.
Kedua pemancing itu adalah Eko (38), warga Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya; dan Angga (29), warga Kelurahan Tasik Madu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Keduanya memang memancing di bawah Bendungan Lahor yang berada di Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo.
Sejak melempar kail pancing pada pukul 02.00 WIB, hingga menjelang pagi, mereka apes karena tidak mendapatkan tangkapan ikan.
Tentu saja penemuan jasad pria itu mengagetkan warga sekitar.
Tidak ada yang mengenali korban karena tidak ditemukan KTP atau identitas lainnya.
Baca juga: Mayat Tukang Lontong Sayur Ditemukan dalam Sumur di Jakarta Utara, Diduga Sengaja Akhiri Hidup
Tetapi beberapa saat setelah penemuan tersebut, diketahui kalau korban bernama Jasmani (58), warga Dusun Rekesan, Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Blitar.
Identitasnya dikenali oleh anak perempuannya sendiri setelah membaca postingan di media sosial (medsos).
"Ternyata ada warga yang memfoto jasad pria itu lalu menyebarkannya di medsos agar segera diketahui identitasnya.
Dan hanya hitungan menit, ada orang yang mengenalinya, dari kutil yang ada di balik daun telinga kanan korban," tutur seorang warga.
Dengan terkuaknya identitas korban, maka penanganan dan evakuasi bisa lebih lancar. Dan pihak keluarga segera datang untuk membawanya pulang.
"Saat ini, jasad korban sudah dibawa ke rumah duka setelah sempat disemayamkan di kamar mayat RSUD Ngudi Waluya.
Sebab ada keluarganya yang mengambilnya," ujar AKP Edi Sumartono, Kapolsek Selorejo.
Belum diketahui apa penyebab korban ditemukan tewas dengan kondisi seperti itu.