Ibu dan Anak Tewas di Mobil

100 Saksi Lebih Telah Diperiksa, Bagaimana Perkembangan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang?

Menurut Ibrahim, penyidik bakal terus melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti lainnya untuk mengungkap pelaku perampasan nyawa

Editor: Hendra Gunawan
Dwiki Maulana Vellayati/Tribun Jabar
Polisi berpakaian biasa mendatangi lokasi kejadian perampasan nyawa ibu dan anak di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (3/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUEWS.COM, BANDUNG - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat hampir melewati setengah tahun, namun hingga kini masih menjadi misteri.

Aparat berwajib belum mengungkap siapa yang bertnggung jawab atas meninggalnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu dengan cara tak awajar.

Dua orang itu ditemukan tewas di rumahnya dengan kondisi mengenaskan di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021.

Penyidik dari Polda Jabar --yang mengambil alih kasus ini-- sudah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan alat bukti hingga membuat sketsa terduga pelaku yang sudah disebarkan ke polsek dan polres disejumlah wilayah.

Baca juga: Pembunuhan di Subang, Pengacara: Danu Seperti Jadi Incaran Polisi

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, mengatakan, hingga saat ini penyidik sudah memeriksa 100 lebih saksi dalam kasus Subang.

"Saya sudah melakukan koordinasi dengan penyidik, memang kami belum publikasi lebih banyak. Tetapi jumlah yang diperiksa itu seratusan lebih orang," ujar Ibrahim Tompo, saat ditemui di Jalan Mekarwangi, Kota Bandung, Rabu (9/2/2022).

Menurut Ibrahim, penyidik bakal terus melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti lainnya untuk mengungkap pelaku perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.

"Jadi, kami memang tetap secara maraton melakukan pemeriksaan, terkait alat bukti dan kesaksian. Kami berharap nanti ini bisa memberikan petunjuk kepada penyidik nantinya," katanya.

Dalam kasus ini, Muhammad Ramdanu alias Danu sempat mendapat sorotan.

Danu (21) keponakan korban Tuti Suhartini.

Dia disibukkan dengan pemeriksaan-demi pemeriksaan karena disebut sebagai kasus kunci.

Baca juga: Tim Kuasa Hukum Ungkap Yoris Anak Tuti Kasus Subang Tertekan: Banyak yang Menyudutkan

Bahkan sejak menjadi saksi Kasus Subang, Danu harus melepas pekerjaan sebagai staf yayasan.

Sebelumnya, Danu bekerja di yayasan yang dikelola Yoris dan Yosef.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved