Dua Warga Sumbar Dianiaya Sekelompok Remaja: Korban Tegur Pelaku yang Pakai Knalpot Bising

Karena suara knalpot yang sangat bising tersebut, dirinya berinisiatif menegur sekelompok remaja itu agar menghentikan aksi balap liarnya.

Editor: Erik S
net
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNNEWS.COM, SIJUNJUNG -  Indah Yeni (30) dan laki-laki bernama Bulhanis (40), warga Sijunjung, Sumatera Utara menjadi korban penganiayaan sekelompok remaja yang balap liar.

Indah merasa terganggu karena suara bising knalpot bising dari sepeda motor para remaja tersebut.

Penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (31/1/2022) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB, di ruas jalan Solok Ambah-Aia Angek.

"Kami merasa terganggu dengan suara bising knalpot dari sepeda motor mereka, yang mana sudah meresahkan masyarakat di sini," ungkap Indah Yeni, Kamis (17/2/2022).

Kata Indah, karena suara knalpot yang sangat bising tersebut, dirinya berinisiatif menegur sekelompok remaja itu agar menghentikan aksi balap liarnya.

Baca juga: Pria yang Aniaya Ibu Kandung di Medan Ditangkap, Menangis dan Memohon Ampun

Ia menambahkan, tidak berhenti saat ditegur, sekolompok remaja yang berjumlah sekitar 10 orang tersebut malah marah dan ingin memukul dirinya menggunakan kayu.

Selanjutnya , melihat adik iparnya akan dipukul, Bulhanis mendatanginya.

"Saat kakak ipar saya datang, sekelompok remaja tersebut malah mengeroyok kami berdua," ucap Indah Yeni.

Selang beberapa saat, warga lain yang mengetahui kejadian tersebut, datang melerai dan para remaja tersebut melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut, dua korban itu menderita luka lebam dan memar disekujur tubuh dan dibawa ke Puskesmas Tanjung Gadang guna menerima perawatan.

Merasa tidak senang atas kejadian tersebut kedua korban, membuat laporan ke Polres Sijunjung.

Baca juga: Istri Sering Digoda, Pria di Gresik Mengamuk Aniaya Tetangga Pakai Palu dan Gigit Telinga Korban

"Kami berharap, pihak polisi bisa mengambil tindakan, sebagai efek jera bagi pelaku tersebut, karena memang sangat meresahkan masyarakat dan juga sudah berani mengeroyok," tuturnya.

Kapolsek Sijunjung, Iptu Yusmedi membenarkan kejadian tersebut.

"Laporan ada di Polres, kasus tersebut sedang ditangani Satreskrim Polres Sijunjung," sebut Iptu Yusmedi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved