Pengungkapan 6,28 Ha Ladang Ganja di Aceh Utara Berawal dari Penemuan 5 Kg Ganja di Rajabasa

Dari ladang ganja seluas 6,28 hektare tersebut dipenuhi tanaman ganja sebanyak 62.800 batang pohon ganja.

Editor: Dewi Agustina
For Serambinews.com
Ilustrasi pemusnahan ladang ganja. Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh dan tim gabungan TNI/Polri membackup BNN melakukan pemusnahan ladang ganja di Desa Lhok Manggeh Kecamatan Sawang, Aceh Utara Selasa (3/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Tim Satgas Siger Polda Lampung bersama jajaran Polda Aceh mengungkap keberadaan 6,28 hektare ladang ganja yang berlokasi di Dusun Uteun, Desa Lhokdrien, Sawang Aceh Utara, Provinsi Aceh, Minggu (27/2/2022).

Informasi dihimpun, pengungkapan tersebut berawal pada 23 November 2021 lalu.

Saat itu jajaran Ditnarkoba Polda Lampung mengamankan 5 kilogram ganja yang ditemukan di sebuah pemberhentian bus, di wilayah Rajabasa, Bandar Lampung.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi mengamankan 2 tersangka yang diduga pemilik paket ganja berinisial PH dan DI.

Keterangan dari ke 2 tersangka menyebutkan bahwa 5 kilogram ganja itu hendak diedarkan di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat.

Paket ganja tersebut diakui tersangka didapat dari seorang DPO berinisial MS, warga Banda Aceh.

Berdasarkan informasi tersebut, tim satgas siger Polda Lampung bekerja sama dengan Ditnarkoba Polda Aceh dan Ditjen Bea Cukai melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Gerebek Ladang Ganja di Dempo Tengah Pagaralam, Polisi Sita Puluhan Pohon Ganja Siap Petik

Akhirnya didapati informasi, bahwa ganja tersebut berasal dari ladang ganja di Dusun Uteun, Desa Lhokdrien, Sawang Aceh Utara, Provinsi Aceh.

Diketahui, dari ladang ganja seluas 6,28 hektare tersebut dipenuhi tanaman ganja sebanyak 62.800 batang pohon ganja.

Dengan berat total ganja yang diamankan mencapai 40,3 ton.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved