Jumat, 29 Agustus 2025

FAKTA Sopir di Makassar Tewas setelah Duel dengan Prajurit TNI, Korban Pernah Bunuh Anggota Yon Kav

Duel maut antara sopir angkot dengan prajurit TNI terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden ini melibatkan BS (50) dan Serma DJ (51).

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie
nakedsecurity.sophos.com
Ilustrasi seorang sopir angkot tewas setelah berduel dengan prajurit TNI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Duel maut antara sopir angkot dengan prajurit TNI terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Insiden ini melibatkan BS (50) dan Serma DJ (51).

Sementara pemicu permasalahan lantaran salah paham di antara keduanya.

Akibatnya, BS tewas di lokasi kejadian sedangkan Serma DJ mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

Bagaimana kelengkapan dari kasus ini? Berikut fakta-faktanya dirangkum dari Tribun-Timur.com dan Kompas.com, Senin (7/3/2022):

Baca juga: Detik-detik Calon Kades Tewas Dibunuh, Korban Dihabisi karena Pelaku Merasa Terancam, Ini Sebabnya

Berawal angkot yang diparkir

Kejadian bermula saat BS memperbaiki angkot miliknya di depan rumahnya pada Sabtu (5/3/2022) dini hari.

Lokasinya berada di Lorong 13, Jalan Rajawali, Kecamatan Mariso, Makassar.

Angkot tersebut oleh BS diparkir di tengah jalan Lorong 13.

Karena angkot dianggap menghalangi jalan, Serma DJ yang saat itu tengah melintas menegur BS dengan sopan.

Serma DJ meminta tolong agar BS meminggirkan angkotnya supaya orang lain bisa lewat.

"Saudara minta maaf, minta tolong mobilnya kalau bisa diparkir agak ke pinggir karena orang tidak bisa lewat," ucap Serma DJ kepada BS waktu itu.

Setelah ditegur, korban sempat mengatakan kepada Serma DJ hanya sebentar saja memarkirkan kendaraannya.

Namun, ternyata angkot tersebut tak kunjung dipindahkan.

Serma DJ kembali menegur BS. Dengan nada tinggi, BS kemudian merespons dengan menantang dan mengaku tidak takut dengan Serma DJ.

Baca juga: Ada Pertengkaran Diduga Sebelum Suami Habisi Nyawa Istrinya, Lalu Akhiri Hidup Masuk Sumur di Bogor

Terjadi aksi kejar-kejaran

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin Kolonel Infanteri Rio Purwantoro mengatakan, keadaan semakin memanas dengan BS terlibat cekcok dengan Serma DJ.

Hingga akhirnya BS kemudian mengejar Serma DJ dengan membawa kunci roda dan pisau.

Pengejaran Serma DJ terhenti di sebuah bangunan. Ketika Serma DJ terpojok, korban kemudian melakukan penyerangan menggunakan kunci roda dan pisau yang dibawanya.

Saat duel terjadi, BS sempat menghantam kepala Serma DJ menggunakan kunci roda.

Korban juga sempat melukai rahang atas Serma DJ. Hal itu terjadi setelah DJ menangkis pisau yang diarahkan ke tubuhnya.

"Karena merasa terdesak, Serma DJ melakukan pembelaan diri dan berhasil merampas pisau badik milik BS kemudian menusuknya tepat di ulu hati, lalu korban jatuh terkapar. Begitu juga Serma DJ seketika itu linglung dan jatuh pingsan,” ucap Rio.

Akibat perkelahian tersebut, Serma DJ mengalami luka robek di dagu kiri dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit.

Sementara BS meninggal dunia karena terkena tusukan pisau pada bagian ulu hati.

Baca juga: Kakak di Jambi Habisi sang Adik, Malu Korban Berstatus Janda dan Jadi Aib Keluarga, Ini 5 Faktanya

BS terlibat kasus pembunuhan anggota Yon Kav

Rio menambahkan, sebelum terlihat duel, BS sempat memberikan pengakuan kepada Serma DJ.

BS mengaku pernah membunuh anggota Yon Kav tahun 2010 silam.

"Saya baru keluar tahanan, dulu saya bunuh anggota Yonkav tahun 2010 bisa saya selesaikan, apalagi orang kayak kamu ini," ucap BS kepada Serma DJ saat kejadian.

Rio membenarkan korban memang mantan narapidana atas kasus pembunuhan anggota Yon Kav.

"Setelah dicek di data base ternyata peristiwa pembunuhan anggota Yon Kav oleh saudara BS terjadi pada tahun 2007," ucap Rio.

Terakhir Rio memita semua pihak tidak terpancing atau terprovokasi dengan peristiwa ini.

"Permasalahan saat ini sudah ditangani pihak Polisi Militer (Denpom XIV/4 Makassar) dan Kepolisian setempat, jadi sementara dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(Kompas.com/David Oliver Purba)

Berita lainnya seputar duel maut.

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan