Pendaki asal Karanganyar Sesak Nafas di Gunung Lawu, 60 Anggota SAR Gabungan Lakukan Evakuasi

Yohan pun mengimbau para pendaki Gunung Lawu supaya mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan saat hendak sebelum melakukan pendakian

Editor: Eko Sutriyanto
ISTIMEWA/Dokumentasi Basarnas Pos SAR Solo
Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki Gunung Lawu asal Palur, Karanganyar, yang mengalami sesak napas, Rabu (9/3/2022). Pendaki tersebut melakukan pendakian lewat jalur Tambak, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. 

Laporan Wartawan Tribun Banyumas Agus Iswadi

TRIBUNNEWS.COM, KARANGANYAR - Wika Novi R (20), dievakuasi Tim SAR gabungan setelah mengalami sesak napas dan lemas saat melakukan pendakian di Gunung Lawu, Rabu (9/3/2022) malam.

Pendaki Gunung Lawu asal Palur, Karanganyar naik melalui Jalur Tambak, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wika melakukan pendakian bersama rombongan berjumlah 7 orang, Selasa (8/3/2022) sekira pukul 07.30.

Delapan pendaki itu terdiri dari tiga perempuan dan lima laki-laki dan berencana turun dari gunung pada Kamis (10/3/2022).

Namun, di tengah perjalanan, Wika mengalami kelelahan hingga akhirnya memutuskan mendirikan tenda dan istirahat di Pos 4.

Lantaran kondisi memburuk,  rekan Wika meminta pertolongan ke petugas basecamp.

Baca juga: FAKTA Pendaki Tewas saat Hendak Ikuti Ritual di Gunung Lawu Bersama 100 Orang, Terkena Hipotermia

Humas Basarnas Pos SAR Solo Yohan Tri Anggoro menyampaikan, semula, tim reaksi cepat menuju ke lokasi untuk mengecek dan memberikan penanganan pertama pada Rabu pukul 15.00 WIB.

Kemudian, disusul tim lain. Total, ada 60 personel Tim SAR gabungan yang dikerahkan dalam proses evakuasi tersebut.

 "Operasi SAR dibuka pukul 18.00 WIB. Dievakuasi dengan cara ditandu, sempat istirahat sebentar di Pos 2.

Sampai basecamp pukul 20.15. Kondisinya stabil, masih sadar," katanya saat dihubungi, Rabu malam.

Setibanya di basecamp, lanjutnya, Wika langsung dibawa ke Puskesmas Ngargoyoso.

Dia menuturkan, rekan Wika juga memilih tak melanjutkan perjalanan.

Beberapa saat kemudian, mereka tiba di basecamp Tambak.

Yohan pun mengimbau para pendaki Gunung Lawu supaya mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan saat hendak sebelum melakukan pendakian apalagi puncak Gunung Lawu terjadi cuaca ekstrem. (*)

 
 Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul Alami Sesak Napas, Pendaki Gunung Lawu Karanganyar via Jalur Tambak Dievakuasi

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved