Kasus Bahar Bin Smith

Kuasa Hukum Sebut Pengadilan Negeri Bandung Tidak Berwenang Adili Bahar bin Smith

Kata kuasa hukum, locus delicti atau lokasi kejadian perbuatan pidana yang dilakukan Habib Bahar berada di Kabupaten Bandung.

Editor: Erik S
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong, Habib Bahar bin Smith menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (5/4/2022). Dalam sidang tersebut, Bahar mengajukan eksepsi atas dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kuasa Hukum Habib Bahar bin Smith menyebut Pengadilan Negeri Bandung tak berwenang adili kliennya.

Hal itu diungkapkan Ichwan Tuankotta, salah satu kuasa hukum Habib Bahar saat ditemui seusai sidang pembacaan eksepsi, di PN Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Selasa (12/4/2022). 

Soalnya, kata dia, locus delicti atau lokasi kejadian perbuatan pidana yang dilakukan Habib Bahar berada di Kabupaten Bandung.

Maka, kata dia, pengadilan yang berwenang yaitu PN Bale Bandung. 

Baca juga: Pengadilan Kabulkan Sidang Bahar bin Smith Digelar Secara Offline

"Maka, sudah sepatutnya majelis hakim dalam perkara a quo membatalkan perkara ini atau setidaknya membatalkan penerapan pasal-pasal akrobatik, aneh dan di luar nalar hukum dalam perkara ini," kata Ichwan Tuankotta.

Dalam perkara ini, JPU mendakwa Bahar  menyebarkan berita bohong saat ceramah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di Kampung Cibisoro Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung pada 10 Desember 2021. 

Ichwan Tuankotta berasumsi bahwa dakwaan jaksa dianggap mengada-ada. 

"Surat dakwaan penuntut umum bukan atas dasar hasil investigasi, namun lebih banyak didasarkan atas imajinasi, spekulasi, dan duplikasi, serta kental akan muatan politik sehingga secara umum yang terkesan adalah mengada-ngada," ujar Ichwan. 

Baca juga: Markasnya di Gerebek, Bisnis para Bandar Narkoba Jebolan Kampung Bahari Pindah ke Apartemen 

Ia juga menilai banyak hal-hal janggal dalam penerapan pasal-pasal terhadap kliennya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved