Pemilik Vila di Bogor Nyaris Tertipu LGBT yang Diduga Akan Gelar Pesta Gay: Kirain 'Lagi Bete'

Pemilik Vila di Bogor sempat mengizinkan vilanya akan digunakan kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) karena tidak paham

Editor: Erik S
Tangkap layar Instagram/@merekamjakarta
ilustrasi Pemilik Vila Koluska Megamendung Bogor, Jawa Barat sempat mengizinkan vilanya akan digunakan kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT). 

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-  Pemilik Vila Koluska Megamendung Bogor, Jawa Barat sempat mengizinkan vilanya akan digunakan kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Marketing vila tersebut mengaku tidak tahu arti LGBT

“Saya gak tahu LGBT itu apa pas konfirmasi mereka bilang LGBT, edukasi HIV AIDS untuk anak muda dari dokter kesehatan juga ada pokoknya acaranya positif,” ucap Ita, Selasa (14/6/2022) malam.

Vita menduga LGBT itu adalah lagi bete karena penulisannya menggunakan huruf kecil, ditulis lgbt.

Baca juga: LGBT Diduga Hendak Gelar Pesta Gay di Puncak Bogor: Pemilik Vila Awalnya Menduga Reuni Sekolah

"Saya kira LGBT itu artinya lagi bete dikarenakan ketikan tulisan itu kecil dan memang saya tidak tahu apa itu LGBT," lanjutnya.

Acara pesta gay tersebut batal terlaksana karena Satpol PP Megamendung dan Polsek langsung menyisir sejumlah vila akibat adanya informasi yang sudah beredar.

Karena berita sudah beredar, pemilik vila akhirnya kemudian membatalkan vila yang sudah dipesan Jajaka Indonesia tersebut.

Pesta gay tersebut dijadwalkan Sabtu dan Minggu (18-19/6/2022) di vila Kaluska.

Mereka sebenarnya sudah memesan Vila sejak bulan Januari untuk acara bulan Maret 2022.

Namun hal tersebut tak terlaksana dikarenakan banyaknya rekan-rekan yang positif Covid-19 dan harus menjalankan karantina.

Baca juga: Sempat Heboh Pria Tulang Lunak Diduga Pesta Gay, Pengunjung Kafe WOW Pancoran Bikin Ulah Lagi

“Booking untuk family gathering itu dari Januari buat acara bulan Maret tapi karena rekan-rekannya karantina positif Covid-19, jadi dibatalkan, pindah tanggal 18-19 Juni 2022,” tutur Ita Rosita.

Keraguan Ita dan sang suami pun merujuk bahwa calon tamu vila tersebut harus memiliki surat izin dari pihak kepolisian.

Komunitas Jajaka Indonesia ( LGBT) ini pun menyetujui syarat yang diberikan oleh pihak Vila Koluska.

“Teteh tenang untuk masalah surat kita usahain ada soalnya acara kita positif,” imbuhnya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved