Dirjen Bina Keuangan Daerah: Berbagai Inovasi Samsat di Sulut Diharapkan Tingkatkan Perolehan Pajak

Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Provinsi Sulawesi Utara. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Samsat Kota Manado.

ist
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni memberikan apresiasi inovasi Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Provinsi Sulawesi Utara. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Samsat Kota Manado, Kamis (14/07/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni memberikan apresiasi inovasi Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Provinsi Sulawesi Utara. Hal tersebut disampaikan saat meninjau Samsat Kota Manado.

"Peninjauan untuk memantau, monitor dan evaluasi pelayanan Samsat yang ada di Kota Manado," kata Fatoni dalam keterangan yang diterima, Senin (18/7/2022).

Didampingi Kepala Bidang Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara Jun Silangen dan jajaran Samsat Manado, Fatoni melakukan pemantauan di area pelayanan. Pemantauan itu, mulai dari pelayanan Sistem Samsat di dalam ruangan, hingga area pelayanan Samsat Drive Thru.

Fatoni pun memberikan apresiasi pelayanan pajak kendaraan di Samsat Manado

"Samsat Manado sudah cukup bagus, sudah ada drive thru, waktu istirahat bergantian sehingga tidak ada jam yang kosong, ini bagus," ujarnya.

Selain itu, Fatoni juga mengingatkan Samsat Manado untuk meningkatkan pencapaian perolehan pajak karena akan berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Adapun rincian target perolehan pajak Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2022 untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp. 389,573,892,397. Kemudian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp. 300,724,821,266. Sementara hingga 13 Juli 2022 perolehan pajak PKB telah tercapai sebesar Rp.  213,050,048,017 dan BBNKB Rp. 157,225,647,850. 

"Kemudian akan ditetapkan kebijakan untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah, sehingga bisa maksimal. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah peningkatan pelayanan. Keduanya menjadi konsen kita, karena saling terkait. Kita perlu lakukan dengan serius," tegas Fatoni. 

Dalam kesempatan itu, Fatoni juga mengapresiasi inovasi dan terobosan yang dilakukan Samsat di Provinsi Sulawesi Utara dalam meningkatkan pendapatan dan pelayanan kepada wajib pajak. 

Seperti, menyediakan pelayanan Samsat Malming, yaitu pelayanan Samsat setiap malam Minggu di wilayah Bitung dan Kotamobagu dan Sambalados yaitu Samsat Baron wilayah Manado dan sekitarnya, serta Samsat Weekend, yaitu pelayanan Samsat setiap hari Sabtu di wilayah Mantos dan Minut.

Baca juga: Apresiasi Program Subsidi Tepat Sasaran, Organda Manado: Supir Angkot Wajib Dapat BBM Bersubsidi

Inovasi yang lain adalah Samsat BSG, yaitu pelayanan Samsat yang dibuka diseluruh kantor cabang maupun cabang pembantu dan Kas Bank Sulut Gorontalo yang tersebar di Kabupaten/Kota. Kemudian inovasi Pos Samsat yang meliputi pelayanan Samsat di seluruh kantor pos Indonesia yang tersebar di Kabupaten/Kota.  

Kemudian inovasi Sistem Lembayaran PKB melalui Atm, Teller, M-Banking Bank SulutGo dan Tokopedia. Serta, akan dibuka Samsat Keliling Laut Khusus Wilayah Kepulauan. 

"Samsat di Sulut banyak inovasi yang bagus, yang bisa ditiru oleh Samsat yang lain," terang Fatoni.

Berbagai inovasi layanan lainnya, dikatakan Fatoni diantaranya adalah Samsat Manado menyediakan tiga jenis pelayanan, yaitu 10 Samsat Induk, 5 Samsat Pembantu dan 33 Samsat Unggulan yang meliputi Drive Thru, Corner, Outlet, Keliling, Mall Pelayanan, Gerai Bank Sulut Gorontalo hingga E-Samsat.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved