Minggu, 26 April 2026

Sepi Peminat, SDN 5 Cikidang Bandung Barat Tidak Memiliki Murid Kelas 1 dan 2

SDN 5 Cikidang tidak memiliki murid kelas 1 dan kelas 2 karena tidak ada murid yang mendaftar

Editor: Erik S
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Suasana di SDN 5 Cikidang saat aktivitas kegiatan belajar mengajar, Senin (25/7/2022). Sekolah ini sepi peminat, bahkan ada kelas yang tidak ada murid sama sekali. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -  SDN 5 Cikidang, Kampung Pengkolan, Kecamatan Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat tidak memiliki murid kelas 1 dan kelas 2.

Tidak ada murid baru yang mendaftar di sekolah tersebut selama dua tahun.

Baca juga: Kisah Guru Honorer di Sukabumi Bergaji Rp 500 Ribu, Tantang Maut Seberangi Sungai Cikidang

Berdasarkan data dari SDN 5 Cikidang, hanya 47 ada murid dengan perincian kelas 6 ada 26 orang, kelas 5 hanya 8 orang, kelas 4 ada 5 orang, dan kelas 3 ada 8 orang. 

Guru SDN 5 Cikidang, Heti Suryati, mengatakan sekolah itu sepi peminat karena kalah bersaing dengan pondok pesantren dan lembaga pendidikan swasta berbasis keagamaan.

"SDN 5 Cikidang berdekatan dengan pesantren dan MI. Kalau dulu warga Ciputri banyak yang bersekolah ke sini, tapi sekarang kan di sana sudah berdiri sekolah," ujarnya saat di SDN 5 Cikidang, Lembang, Senin (25/7/2022).

Selain itu, kata dia, penyebab lain SDN 5 Cikidang sepi peminat karena berdiri sekolah dasar negeri yang jaraknya tidak terlalu jauh dari permukiman sehingga orang tua siswa lebih memilih menyekolahkan anaknya di SD tersebut.

Menurut Heti, alasan yang sangat mempengaruhi SDN 5 Cikidang sepi peminat karena berada kawasan terpencil.

Baca juga: Program Guru Penggerak Dorong Murid Lebih Berani Berpendapat Hingga Bebas Berekspresi

Ini membuat para orang tua berpikir ulang menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah yang berdiri sejak 1975 tersebut.

"Anak-anak sudah nyaman belajar di sini, cuma orang tua berpikir kalau murid cuma 1-2 orang ya mungkin mereka jadi khawatir anak mereka enggak punya teman," ucapnya.

Selain kekurangan murid, ucapnya, SDN Cikidang 5 hanya punya dua guru. Bahkan, satu guru jarang mengajar karena kurang sehat sehingga penjaga sekolah pun diperbantukan mengajar.

Baca juga: Fakta Pelecehan Sesama Jenis oleh Guru Ngaji di Mojokerto, Korbannya 3 Murid, Pelaku Punya Kelainan

"Di tengah kami kekurangan guru, ibu juga akan pensiun. Jika di sekolah lain diisi guru PPPK, di sini enggak ada yang ikut padahal ada kuota 5 orang. Pernah punya tenaga honorer, tapi sudah pindah," kata Heti.

Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan KBB, Dadang A Sapardan, mengatakan, berdasarkan laporan dari pengawas, SDN 5 Cikidang memang kekurangan murid sejak dua tahun lalu.

"Penyebabnya lokasi sekolah jauh dari perkampungan, ada MI negeri dan gurunya tinggal satu. Plt kepala sekolah juga sudah menyampaikan, sekolahnya kalah pamor dengan MI negeri," ucap Dadang.

Baca juga: FAKTA Guru Ngaji di Magelang Cabuli dan Rudapaksa 4 Murid, Modus hingga Pengakuan Tersangka

Atas hal tersebut, kata Dadang, solusinya kemungkinan SDN Cikidang 5 akan di-merger atau digabungkan dengan SDN 1 Cikidang yang lokasinya tidak begitu berjauhan. 

"Dengan begitu, bangunan SDN 5 Cikidang masih bisa dipergunakan untuk proses belajar mengajar, tapi ini masih dalam pembahasan. Yang kami inginkan anak-anak di wilayah itu bisa sekolah semuanya," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Nasib SDN 5 Cikidang di Lembang KBB, 2 Kelas Tidak Ada Murid, Guru Hanya Satu yang Aktif

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved