Ingin Kehidupan yang Indah, Pengungsi dari Somalia di Medan Minta Dikirim ke Negara Ketiga

Puluhan pengungsi dari Somalia yang berada di Kota Medan meminta agar dikirim ke Australia, Kanada, Amerika.

Editor: Erik S
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Puluhan pengungsi dari Somalia yang berada di Kota Medan, Sumatera Utara meminta agar dikirim ke negara ketiga seperti Australia, Kanada, Amerika. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Puluhan pengungsi dari Somalia yang berada di Kota Medan, Sumatera Utara meminta agar dikirim ke negara ketiga.

Negara ketiga tersebut adalah Australia, Kanada, Amerika dan yang lain-lain.

Baca juga: Hari Pengungsi Sedunia 2022: Tema, Sejarah dan Daftar 5 Krisis Pengungsi Paling Besar

Permintaan tersebut disampaikan para pengungsi saat menggeruduk kantor UNHCR di Jalan Listrik, Kota Medan, Senin (8/8/2022).

"Saya berada di sini dari bulan Mei tahun 2014. Saya tinggal di Medan sudah sembilan tahun, jadi waktu masuk ke sini saya muda, sekarang sudah tua," kata Said, seorang pengungsi Somalia kepada Tribun-medan.com, Senin (8/8/2022).

Ia mengatakan, selama berada di Indonesia, mereka sudah kehilangan masa depan.

Mereka tidak mendapatkan pendidikan dan juga kebebasan beraktivitas seperti manusia normal pada umumnya.

"Anak-anak tidak ada masa depan, enggak ada edukasi atau pelajaran, enggak ada kehidupan sehari-hari," kata Said.

Said bilang, pemerintah Indonesia melarang mereka beraktivitas bersama warga lokal.

Baca juga: Anak Pengungsi Afganistan dan Korban Bencana Belajar Ilmu Hidroponik di The Learning Farm Cianjur

"Tidak boleh belajar atau sekolah, tidak boleh bawa kendaraan," sebutnya.

Said menjelaskan, akibat hidup mereka dibatasi dengan segala peraturan dari pemerintah, banyak pengungsi yang mengalami depresi.

"10 tahun tidak boleh beraktivitas di Indonesia. Kami semua minum obat stres karena gila, kalau hidup begini. Kalau kita bilang sama pemerintah Indonesia untuk menolong kami, UNCHR tidak jawab," ungkapnya.

Dikatakannya, banyak dari mereka juga yang telah meninggal dunia di pengungsian karena depresi ataupun sakit.

"Mereka mau kita mati di sini. Banyak pengungsi kami sudah mati di rumah sakit," tuturnya.

Baca juga: UNHCR Puji Indonesia, Izinkan Kapal Pengungsi Rohingya Mendarat di Aceh

Ia bersama puluhan pengungsi lainnya berharap kepada pemerintah Indonesia dan pihak UNCHR agar segera memberangkatkan mereka ke negara ketiga, seperti Australia, Kanada, Amerika dan yang lain-lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved