Kelompok Bersenjata di Papua

Kepala Kampung di Nduga Papua Ambil Dana Desa Rp 150 Juta, Sumbang ke ASN untuk Beli Amunisi KKB

TL mengambil dana desa sebesar Rp 150 juta lalu diberikan kepada oknum ASN untuk beli amunisi Kelompok Kriminal bersenjata (KKB).

Editor: Dewi Agustina
istimewa
Seorang kepala kampung mengambil dana desa sebesar Rp 150 juta lalu diberikan kepada oknum ASN untuk beli amunisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Foto aksi kekejaman KKB di Kabupaten Nduga, Provinsi Papuamenewaskan 11 warga. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Raymond Latumahina

TRIBUNNEWS.COM, JAYAPURA - Direskrimum Polda Papua menangkap TL, Kepala Kampung Wusi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (4/8/2022) pekan lalu.

TL diduga berperan sebagai donatur yang menyediakan dana bagi ASN berinisial AN membeli amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Dia (TL) yang mengirim uang ke AN sekitar Rp 150 juta," kata Dir Reskrimum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani di Jayapura, Senin (8/8/2022).

Kombes Pol Faizal Ramadhani mengungkapkan, uang Rp 150 juta yang digunakan untuk membeli amunisi tersebut diambil dari dana desa.

Baca juga: Total Korban Tewas akibat Penembakan KKB di Nduga Papua 11 Orang, Jenazah Roy Diterbangkan ke Manado

"Secara sukarela dia memberikan, tidak ada paksaan. Dia mau kasih sumbangsih," ujarnya.

Faizal Ramadhani menambahkan, saat ini TL telah dibawa ke Kabupaten Yalimo untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah kita amankan, penangkapan, dan penahanan, sudah kita kirim ke Yalimo," imbuhnya.

Selain TL, ada satu kepala kampung lain yang juga sudah diperiksa oleh aparat Kepolisian.

Hanya saja dari hasil pemeriksaan awal, kepala kampung tersebut belum terbukti bersalah lantaran diduga yang berperan sebagai donatur ialah sekretaris kampung.

"Sekretaris kampung bilang ada mahasiswa yang butuh uang untuk kuliah. Sekretaris desanya belum kita tangkap," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Donatur untuk KKB Guna Beli Amunisi, 1 Kepala Kampung di Papua Diciduk Polisi

Sumber: Tribun Papua
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved