Tak Tahan Lagi Tinggal di Gunung, Satu dari 9 Terduga Pelaku Rudapaksa Remaja Menyerahkan Diri

AF alias AG (18) seorang terduga pelaku rudapaksa di Desa Simpasai Bima akhirnya menyerahkan diri, Rabu (17/8/2022).

Editor: Dewi Agustina
Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi korban pencabulan - AF alias AG (18) seorang terduga pelaku rudapaksa di Desa Simpasai Bima akhirnya menyerahkan diri, Rabu (17/8/2022). Pelaku mengaku sudah tidak tahan lagi hidup sebagai pelarian dan tinggal di gunung. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNNEWS.COM, BIMA - Tak tahan lagi hidup sebagai pelarian dan tinggal di gunung, AF alias AG (18) seorang terduga pelaku rudapaksa remaja di Desa Simpasai Bima akhirnya menyerahkan diri, Rabu (17/8/2022).

AF alias AG, sudah buron selama 15 hari.

Dia akhirnya menyerah setelah beberapa kali petugas mendekati pihak keluarga.

"Iya, yang bersangkutan menyerahkan diri tadi," ungkap Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, Rabu (17/8/2022).

Baca juga: Satreskrim Polres Tulungagung Olah TKP Kamar yang Jadi Lokasi Rudapaksa Korban Kecelakaan

"Terduga pelaku mengaku sudah tidak tahan lagi hidup sebagai pelarian di gunung-gunung, dari buronan pihak Polres Bima yang terus mempersempit ruang gerak para DPO ini," ujar AKBP Heru Sasongko.

Menurut Heru Sasongko, AF alias AG merupakan pemeran utama dalam kasus rudapaksa ini.

Sebelum menyerahkan diri ke polisi, KBO Sat Samapta Polres Bima, Ipda M Fikri Dalfa Alfares menemui orang tua dan keluarga terduga pada Minggu (14/8/2022).

"Dalam pertemuan itu Alfares memberikan pemahaman kepada orang tua maupun pihak keluarga, agar menyerahkan diri serta keselamatan terduga dijamin oleh pihak kepolisian," ujar kapolres.

Diinformasikan oleh pihak keluarga jika terduga sudah berada di rumah kerabatnya di Desa Simpasai.

KBO Sat Samapta bersama personel Unit Patmor Polres Bima, selanjutnya bergegas ke rumah dimaksud dan mengamankan terduga pelaku di Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kasus rudapaksa ini terjadi pada Sabtu (30/7/2022) lalu.

Seorang remaja asal Desa Sie, Kecamatan Monta dirudapaksa oleh 9 orang yang berasal dari desa tetangga, Simpasai.

Baca juga: Pelaku Rudapaksa Siswi SMP di Pati hingga Korban Hamil 4 Bulan Ditangkap di Alor NTT

Selain AF, polisi sebelumnya sudah mengamankan tiga orang lainnya.

Kapolres Bima menyatakan, pihaknya akan terus memburu terduga pelaku lainnya yang hingga kini masih buron.

"Kami akan terus memburu mereka dan mengusut tuntas persoalan ini sampai selesai," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Pemeran Utama dari 9 Orang Pemuda Rudapaksa Gadis di Bima Menyerahkan Diri

Sumber: Tribun Lombok
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved