Sebelum Akhiri Hidup, IRT di Pinrang Kirim Pesan Suara ke Suami agar Bayar Utang

Ketiga korban ditemukan pertama kali oleh suami BR dan ayah MD dan MN berinisial AS

Editor: Eko Sutriyanto
Tribun Pinrang/Nining Anggraeni
Jenazah BR (37) dan kedua anak laki-lakinya MD (8) dan MN (5) saat dievakuasi di kediamannya, Ancol Barat Lorong 1,Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (19/9/2022) siang. 

TRIBUNNEWS.COM, PINRANG - Polisi mengungkap fakta baru kematian ibu rumah tangga berinisial BR (34) dan dua anaknya, MD (8) dan MN (5) Kelurahan Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Sebelum mengakhiri hidup dengan gantung diri, BR mengirim pesan suara ke suaminya.

Bunyinya :  "anakmu sudah saya kirim ke surga".

Dalam rekaman itu BR menyuruh suami untuk kuat dan tidak merasa terbebani.

BR menyampaikan dirinya sangat mencintai suami dan anak-anaknya.

Almarhum juga berpesan kepada suaminya agar melunasi utangnya.

Baca juga: Seorang IRT dan 2 Anaknya Tewas Tak Wajar, Jenazahnya Dimakamkan Bada Dzuhur di TPU Fakkie Pinrang

"Korban bilang nanti ada orang yang mau datang menagih.

Dia malu karena hari ini harus bayar utang. Namun, uangnya belum terkumpul karena orang yang mengutang ke dia juga belum membayar," kata Kapolres Pinrang, AKBP Mohammad Roni Mustofa, Selasa (20/9/2022).

BR juga menitipkan sebuah catatan piutang.

"Jadi ada buku yang ditemukan di TKP, di situ tertulis nama-nama dan jumlah piutang orang-orang.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved