Warga Madiun Jadi Korban Penipuan: Uang Tabungannya Ratusan Juta Hilang

Sebelum uang tabungannya raib, ia dihubungi oleh orang yang tidak dikenal melalui telepon

Editor: Erik S
OverSixty
(Ilustrasi penipuan) Hari Wahyudi (51) warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Madiun, Jawa Timur, menjadi korban penipuan online 

TRIBUNNEWS.COM, MADIUN -  Hari Wahyudi (51) warga Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Madiun, Jawa Timur, kehilangan uangnya Rp 322,9 juta di BRI.

Uang tabungan Hari tersebut hilang pada Kamis, 1 September 2022.

Baca juga: Korban Kecewa Polisi Hentikan Dugaan Kasus Penipuan Jam Tangan Mewah Seharga Rp 77 Miliar

Sebelum uang tabungannya raib, ia dihubungi oleh orang yang tidak dikenal melalui telepon seluler.

Orang tersebut mengaku bernama Dedy dan menanyakan keberadaan Hari.

Karena merasa tidak kenal, Hari menyudahi perbincangan tersebut.

Namun beberapa menit kemudian dia curiga karena adanya SMS masuk dari aplikasi ada sejumlah transaksi yang mencurigakan.

Di sela-sela SMS tersebut masuk, nomor tersebut menelpon kembali hingga total tiga kali menelepon.

"Dalam rentang waktu itu, sudah terjadi 6 kali transaksi berhasil dengan jumlah kerugian Rp 222,9 juta. Itu waktunya 52 menit saja dan disisakan saldo Rp 3,2 juta," kata Hari, Senin (26/9/2022) .

Baca juga: Cegah Penipuan Online, Siberkreasi Edukasi Literasi Digital ke 1.500 Pelajar Kota Medan

Saat itu ia sudah tidak bisa menggunakan aplikasi BRI.

Atas kejadian tersebut, Hari Wahyudi langsung bergegas menuju kantor BRI KCP Sudirman Kota Madiun memblokir rekening miliknya.

"Saat perjalanan itu ada rekan yang mengirimkan uang pembayaran sebesar Rp 100 juta," ucapnya.

Begitu sampai di BRI, ia menceritakan kronologinya hingga uangnya tersedot.

"Di depan petugas bank itu aplikasi saya sudah jalan sendiri dan Rp 100 juta yang baru ditransfer hilang juga," lanjut Hari.

Baca juga: 4 Anggota Polisi Jajaran Polda Gorontalo Dipecat, Salah Satunya Polwan yang Terlibat Kasus Penipuan

Dalam waktu 18 menit saja, terjadi 4 kali transaksi hingga uang Rp 100 juta tersebut lenyap dan menyisakan saldo Rp 3,2 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved