FAKTA Pasutri Rekayasa Kematian ODGJ yang Tewas Terbakar di Mobil, Demi Cairkan Asuransi Rp 150 Juta

Pasutri rekayasa kematian ODGJ di Kabupaten Bengkalis Riau, Kamis (27/10/2022). Pelaku rencanakan pembunuhan demi cairkan asuransi jiwa.

Editor: Daryono
istimewa
ilustrasi mobil terbakar - Pasutri rekayasa kematian ODGJ di Kabupaten Bengkalis Riau, Kamis (27/10/2022). Pelaku rencanakan pembunuhan demi cairkan asuransi jiwa Rp 150 juta. 

TRIBUNNEWS.COM - Misteri tewasnya pria yang ditemukan di dalam kabin mobil yang terbakar di pinggir Jalan Aripin K, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, akhirnya terungkap.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi sudah hangus dalam mobil pikap BM 8418 DM, Kamis (27/10/2022).

Terungkap bahwa korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tanpa identitas.

Pria tersebut ternyata dibunuh dan dibakar dua orang pelaku yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) bernama Hendra (49) dan Susiani (34).

"Kasus yang kami ungkap ini adalah pembunuhan berencana dengan tersangka pasutri."

"Mereka telah merekayasa pembunuhan terhadap korban," kata Kasat Reskrim Polres Bengkalis, AKP Muhammad Reza, Selasa (1/11/2022), dilansir Kompas.com.

Baca juga: Tubuh Hendra Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil Pikap di Talang Muanda Kabupaten Bengkalis

Gelagat Mencurigakan Susiani

Kasus ini terungkap bermula saat Susiani mengaku pria yang telah meninggal itu adalah suaminya, Hendra.

Namun, Susiani menolak jasad korban diautopsi.

Sikap Susiani tersebut membuat petugas curiga.

Pasalnya, petugas meyakini, priia yang tewas terbakar itu merupakan korban pembunuhan.

Akhirnya, pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, petugas mengetahui handphone Hendra yang awalnya disebut sebagai korban yang sudah berganti nomor.

Petugas akhirnya mengetahui keberadaan Hendra yang berada di daerah Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved